Bisnis kopi di Indonesia terus menunjukkan skala yang semakin besar. Kopi Kenangan mencatat pendapatan bruto Rp3,7 triliun sepanjang periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026, sekaligus membuka lapangan kerja bagi lebih dari 9.000 karyawan di seluruh Indonesia.
Angka tersebut tercantum dalam Laporan Dampak Ekonomi yang dirilis Kopi Kenangan bertepatan dengan peringatan Hari Kopi Internasional. Laporan ini merangkum kontribusi PT Bumi Berkah Boga (PT BBB), yang mengoperasikan bisnis Kopi Kenangan, serta PT Bumi Cipta Rasa (PT BCR) yang menaungi bisnis produk ready-to-drink (RTD) di Indonesia.
Dalam periode tersebut, Kopi Kenangan telah memiliki 1.273 gerai yang tersebar di 218 kota di Indonesia. Jaringan tersebut membuat aktivitas bisnis perusahaan tidak hanya berdampak pada operasional gerai, tetapi juga menggerakkan berbagai sektor yang terhubung dengan rantai pasok.
Baca Juga: Kenangan Brands Manfaatkan Solusi Privy untuk Kelola 20 Ribu Dokumen Tiap Tahun
Kopi Kenangan tercatat bekerja sama dengan lebih dari 145 pemasok lokal. Total belanja kepada pemasok utama mencapai lebih dari Rp519 miliar, sementara pembayaran pajak perusahaan tercatat lebih dari Rp372 miliar.
Dari sisi penjualan, perusahaan kini melayani jutaan pelanggan setiap minggu dengan penjualan lebih dari 530 ribu gelas kopi per hari.
Skala tersebut turut menggerakkan ekosistem industri kopi dan gula aren nasional. Aktivitas bisnis Kopi Kenangan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemasok bahan baku hingga pelaku usaha lain yang berada di sepanjang rantai pasok.
Group CEO & Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata, mengatakan pertumbuhan bisnis perusahaan diupayakan berjalan seiring dengan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Sejak berdiri di tahun 2017, Kopi Kenangan memiliki visi untuk menghadirkan kopi berkualitas dengan harga terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Seiring pertumbuhan bisnis, kami juga berkomitmen untuk menciptakan dampak ekonomi yang positif melalui penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan talenta lokal, serta dukungan terhadap ekosistem kopi dan gula aren nasional,” ujar Edward dalam keterangan pers yang diterima Olenka pada Kamis (01/10/2026).
Menurut perusahaan, keberadaan gerai di ratusan kota turut membuka peluang kerja dan memperluas akses masyarakat terhadap produk kopi yang dibuat oleh talenta Indonesia.
Ke depan, Kopi Kenangan menyatakan akan terus memperluas jangkauan bisnis secara terukur dengan mengedepankan pertumbuhan berkelanjutan. Perusahaan juga berkomitmen mempertahankan kontribusinya terhadap perekonomian nasional sekaligus memperkuat ekosistem kopi Indonesia.