Maybank Group menyelenggarakan Program Kurban 2026 melalui inisiatif ‘Salam Qurban Perdana’ yang dipelopori Maybank Group Islamic Banking (MGIB) dan memberikan manfaat kepada 29.760 individu dari keluarga prasejahtera dan kelompok penerima manfaat lain di Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Filipina.
Group CEO Islamic Banking dan CEO Maybank Islamic Berhad, Mohamad Yasin Abdullah, mengatakan, inisiatif berskala regional ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Maybank Group dalam mendorong dampak sosial yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan strategi ROAR30 serta misi perusahaan terhadap Humanising Financial Services. Program ‘Salam Qurban Perdana’ diimplementasikan di 69 masjid dan lokasi pendistribusian di tingkat regional dengan total pengeluaran lebih dari RM1,3 juta (sekitar Rp5,1 miliar, kurs Rp3.900 per RM). Melalui inisiatif ini, MGIB memobilisasi dana kebajikan dan zakat di seluruh kawasan ASEAN untuk memfasilitasi distribusi kurban kepada komunitas-komunitas yang membutuhkan.
Baca Juga: TAZA Gunakan Kemasan Eco-Plastic Ramah Lingkungan untuk Distribusikan Daging Kurban
"Melalui inisiatif yang menjadi bagian dari Salam Festival MGIB ini, kami berupaya mempererat kebersamaan masyarakat lintas wilayah dan latar belakang, sekaligus memperkuat peran keuangan syariah dalam mendorong pembangunan sosial yang berkelanjutan dan inklusif," ujar Mohamad Yasin Abdullah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Di Indonesia, inisiatif ini memberikan manfaat kepada 4.810 penerima melalui 20 Kantor Cabang Syariah (KCS) yang tersebar di 20 kota. Distribusi kurban dijalankan melalui kolaborasi dengan 25 institusi dan mitra lokal untuk memastikan penyaluran yang efisien kepada para penerima manfaat yang ditargetkan, termasuk rumah tangga berpenghasilan rendah dan kelompok rentan. Inisiatif ini juga dilakukan di Malaysia, Singapura, dan Filipina dengan total hampir 25 ribu penerima manfaat yang meliputi keluarga prasejahtera, ibu tunggal, warga lanjut usia, serta masyarakat rentan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Di Malaysia, inisiatif ini menjangkau 20.400 penerima manfaat melalui kolaborasi strategis dengan 33 masjid di seluruh negeri. Program ini dilaksanakan di beberapa negara bagian, sehingga memungkinkan pendistribusian daging kurban kepada keluarga prasejahtera, warga lanjut usia, hingga komunitas rentan di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
Di Singapura, program kurban memberikan dampak pada komunitas dengan mendistribusikan sekitar 3.500 kg daging kurban segar kepada 2.500 penerima manfaat. Selain distribusi daging segar, semangat berbagi ini diperluas lebih lanjut melalui persiapan dan penyajian 250 kg hidangan kurban siap santap kepada sekitar 2.000 penerima manfaat.
Di Filipina, sekitar 50 penerima manfaat mendapatkan kontribusi daging kurban melalui upaya distribusi komunitas yang tepat sasaran.