Perjalanan Karier
Sebelum dilantik sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK pada 20 Juli 2022, Mahendra Siregar telah memiliki rekam jejak panjang di bidang birokrasi dan diplomasi.
Kariernya dimulai pada 1986 sebagai diplomat di Departemen Luar Negeri. Kemudian, ia bertugas sebagai Economic Third Secretary di Kedutaan Besar Indonesia di London pada 1992–1995, serta menjabat sebagai duta informasi di Kedutaan Besar Indonesia di Washington D.C. selama periode 1998–2001.
Pada 2001, Mahendra bergabung dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Saat itu, ia dipercaya menjadi Asisten Khusus Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, sebelum kemudian menjabat sebagai Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional pada 2005–2009.
Baca Juga: Friderica Widyasari Dewi Diangkat Jadi Ketua Sekaligus Wakil Dewan Komisioner OJK
Dalam posisi tersebut, Mahendra bekerja bersama sejumlah menteri, mulai dari Aburizal Bakrie, Boediono, hingga Sri Mulyani Indrawati.
Di sektor keuangan dan korporasi, Mahendra juga pernah menjabat sebagai Direktur Utama Indonesia Eximbank. Selain itu, ia sempat menjadi komisaris di beberapa perusahaan, seperti PT Dirgantara Indonesia (2003–2008) dan PT Aneka Tambang (2008–2009).
Kariernya di pemerintahan terus berlanjut ketika pada November 2009 ia ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Wakil Menteri Perdagangan, mendampingi Mari Elka Pangestu. Sekitar dua tahun kemudian, ia dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Hingga akhirnya, ia dilantik menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode Juli 2022 hingga Januari 2026.
Selain itu, Mahendra juga aktif dalam berbagai organisasi dan peran strategis. Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Luar Negeri untuk Penguatan Program Prioritas pada 2017, menjadi Wakil Indonesia dalam APEC Vision Group pada 2018, serta menjabat sebagai Executive Director di Council of Palm Oil Producing Countries pada tahun yang sama.