Sosok Boris Bokir acap kali mencuri perhatian publik. Setelah sukses dikenal sebagai komika yang merambah dunia akting, namanya kini bersanding dengan para bintang film ternama. Bersama Indra Jegel dan komika populer lainnya, Boris kembali tampil dalam film terbarunya Agak Laen 2: Menyala Pantiku! yang saat ini tengah tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia.
Meski mengawali karier di panggung komika, kemampuan akting Boris terus berkembang dan makin matang dari waktu ke waktu. Tahun 2025 menjadi pencapaian baru baginya, karena untuk pertama kalinya ia berhasil menembus nominasi Festival Film Indonesia melalui perannya dalam film Panggil Aku Ayah.
Berikut ini telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (29/11/2025), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Boris Bokir.
Baca Juga: Berkenalan dengan Muhadkly Acho, Intip Perjalanan Kariernya dari Komika hingga Sutradara
Profil Boris Bokir
Pemilik nama lengkap Boris Thompson Manullang merupakan keturunan Batak yang lahir di Bandung, 25 Mei 1988. Usut punya usut, sang ayah dulu merupakan seorang sopir yang kemudian menjadi pemilik puluhan angkot rute Margahayu-Ledeng alias jadi juragan angkot.
Boris dibesarkan di Kota Kembang setelah sang ayah membawa keluarganya merantau dari Aceh ke Bandung. Berkat menjadi anak juragan angkot, pendidikan Boris bisa dibilang terjamin sampai ia bisa menyelesaikan pendidikannya dan meraih gelar sarjana hukum di Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
Besar menjadi publik figur, kehidupan pribadi Boris tak luput dari sorotan publik. Ia pernah menikah dengan Irma Purba pada 2017 dan dikaruniai seorang anak perempuan bernama Shalomita Meister Manullang. Sayang, pernikahannya berakhir dengan perceraian. Kabarnya, Boris dan Risma sudah resmi bercerai sejak Juli 2023 lalu.
Kini, setelah bercerai Boris dikabarkan tengah menjalin asmara dengan DJ cantik bernama Jessica Juliantiano. Saat perayaan ulang tahun yang ke-36, Boris mengungkap hubungan asmara dengan sang kekasih.
Perjalanan Karier
Sejak duduk di bangku kuliah, Boris Bokir sudah aktif mengikuti komunitas Stand Up Indo Bandung di tahun 2011. Saat itu, ia juga sering tampil di beberapa kafe dan kampus di wilayah Bandung.
Boris semakin mengasah kemampuannya dengan mengikuti kompetisi Street Comedy di Kota Depok dan keluar menjadi juara kedua. Tak sampai di situ, ia kemudian mengikuti audisi Stand Up Comedy Indonesia Kompas TV dan berhasil lolos sebagai salah satu dari 13 finalis. Sayang, langkahnya harus terhenti di babak tujuh besar.
Meski tak keluar sebagai juara, Boris Bokir justru mampu mempertahankan eksistensinya di panggung hiburan. Selain mengisi banyak acara televisi, Boris juga menunjukkan kemampuannya di dunia akting.
Boris pertama kali menjajal dunia seni peran lewat film berjudul Mengejar Malam Pertama yang tayang pada 2014. Setelahnya, ia mendapat banyak tawaran dan bermain peran di sjeumlah film populer. Di antaranya seperti Toba Dreams (2015), Rudy Habibie (2016), Mau Jadi Apa? (2017), hingga PSP: Gaya Mahasiswa (2019).
Baca Juga: Mengintip Profil dan Perjalanan Karier Komika Rigen Rakelna
Kiprahnya berlanjut lewat Guru-Guru Gokil (2020) dan Teka-teki Tika (2021). Namanya semakin dikenal setelah membintangi Ngeri-Ngeri Sedap (2022) dan Agak Laen (2024). Tahun 2025, ia kembali hadir dalam Panggil Aku Ayah hingga Agak Laen 2: Menyala Pantiku!
Selain aktif di layar lebar, Boris juga memperluas kariernya melalui berbagai serial televisi. Ia muncul dalam Eyang Mami Van Mounelen pada 2017, disusul perannya sebagai Satria di OB OK (2018), serta tampil sebagai Baron dalam Pesantren Rock n' Dut (2020).
Tak hanya itu, Boris juga merambah dunia serial web. Ia berperan sebagai Dakhvid di New Keluarga Badak (2020), lalu semakin dikenal publik lewat karakter Sudung dalam Susah Sinyal the Series yang tayang pada 2021 hingga 2022.
Keren banget ya!