Dari grup inilah Bayu mulai menapaki dunia kreator konten. Bersama teman-temannya, ia rutin mengunggah video-video sederhana, seperti video lip sync kocaki yang dibagikan melalui YouTube. 

Siapa sangka, konten mereka mendapat sambutan positif dan menyebar luas, awalnya di kalangan teman sekolah hingga akhirnya dikenal oleh masyarakat yang lebih luas. Sampai-sampai, mereka memiliki komunitas penggemar bernama SKAKMate yang tersebar di sejumlah kota di Pulau Jawa. 

Karier Jadi YouTuber

Perjalanan Bayu di YouTube sempat terhenti pada 2011 setelah seluruh personel SKAK lulus dari bangku SMK. Namun, vakum tersebut tidak berlangsung lama. Setahun kemudian, Bayu bersama teman-temannya kembali aktif membuat konten dengan konsep yang lebih segar.

Melalui kanal SKAK, mereka rutin mengunggah video komedi monolog yang mengangkat berbagai tema keseharian, mulai dari kehidupan remaja, kebiasaan masyarakat Jawa Timur, parodi tutorial, hingga komentar gim. 

Baca Juga: Profil dan Perjalanan Karier Teddy Soeriaatmadja, Sutradara di Balik Sejumlah Film Populer

Gaya humor khas personel SKAK yang dipadukan dengan bahasa Jawa berlogat medok menjadi ciri khas yang membuat kontennya mudah dikenali dan digemari banyak orang. Seiring berkembangnya kanal tersebut, beberapa nama baru seperti Alvan Ho dan Ali juga ikut bergabung.

Tak berhenti di situ, Bayu kemudian mengembangkan kreativitasnya dengan membuka kanal YouTube Bayu Skak Daily Life yang berisi aktivitas sehari-harinya. Ia juga memiliki kanal Bayu SKAK WTB (With the Band) dan kerap membagikan konten seputar band yang digawanginya.