Presiden Prabowo Subianto kerap melakukan kunjungan ke luar negeri, Kepala Negara diketahui sudah puluhan kali bolak balik keluar negeri sejak menjabat sejak Oktober 2024 lalu.
Prabowo mengatakan, kunjungannya ke luar negeri bukan agenda hura-hura, ia punya satu tujuan yakni untuk menjaga kepentingan rakyat Indonesia khususnya dalam mempertahankan dan membuka lapangan kerja.
Baca Juga: Begini Hasil Pertemuan Bahlil dan Prabowo di tengah Memanasnya Timur Tengah
"Saya jalan-jalan (kunjungan kerja luar negeri) untuk menjaga rakyat saya. Untuk menjaga apa? Lapangan kerja," kata Prabowo dilansir dari unggahan Instagram Kementerian Sekretariat Negara @kemensetneg.ri Jumat (27/3/2026).
Prabowo mengatakan dalam beberapa hal krusial kehadiran secara langsung kepala negara dalam agenda tertentu memang sangat dibutuhkan, dimana kehadiran presiden bisa memungkinkan lobi mencapai kesepakatan penting dengan mitra internasional.
"Saya kalau enggak lobi, tentunya menteri-menteri yang kerja, namun di ujungnya saya harus datang. Ada hal-hal yang penting harus deal langsung," ucapnya
Prabowo juga menekankan dalam setiap hubungan antarnegara harus dibangun posisi tawar yang kuat agar Indonesia mampu melindungi kepentingan nasional di tengah dinamika global saat ini.
"Dalam setiap hubungan memang harus ada posisi tawar, harus dari posisi kuat. Nah, itu yang sedang kita kerjakan sekarang," kata Prabowo.
Prabowo dalam waktu dekat ini akan kembali melakukan lawatan ke luar negeri.
Kementerian Luar Negeri RI sedang mempersiapkan kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang pada 29-31 Maret dan Korea Selatan pada 31 Maret-2 April.
Menurut situs Kemlu Jepang, Presiden dijadwalkan melakukan kunjungan resmi dengan agenda mengikuti Jamuan Makan Siang Kenegaraan dengan Kaisar Jepang.
Selain itu, Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi.
Baca Juga: Prabowo Wacanakan Pemotongan Gaji DPR, Ketua Komisi II Minta Program Pemerintah Juga Ikut Dipangkas
Kemlu Jepang menyatakan bahwa kunjungan Presiden Prabowo akan menjadi kesempatan besar bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan komprehensif dan strategis.