Merasa diuntungkan dengan polemik tersebut, Prabowo memilih menikmatinya, buktinya selama kasus ini bergulir Kepala Negara hanya bungkam, Prabowo tak mau memberi pernyataan apa pun, pada sisi lain partai politik pendukung pemerintah juga mengambil sikap serupa, seluruhnya kompak bungkam. Dalam situasi seperti ini Gibran dibiarkan berjalan sendiri. 

“Pak Prabowo diam, partai politik diam. Gibran dibiarkan sendiri. MBG ndak ada yang kritik,” ucapnya.

Kasus ijazah Gibran lanjut Mahfud sanggup menutup sejumlah kasus besar lain seperti kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan marak terjadi di berbagai wilayah. 

Tak hanya itu kasus korupsi yang melibatkan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febri Ardiansyah juga mendadak lenyap lantaran perhatian publik teralihkan secara masif. 

“Pemidanaan Jampidsus juga ndak ada yang jadi berita, padahal kemarin sidangnya luar biasa, saya ngikuti itu," katanya lagi.

"Kritik terhadap Pak Prabowo ndak ada lagi. Yang dihantam sekarang malah pak Jokowi terus dan dibiarkan sendiri. Sehingga saya melihat Pak Prabowo nampaknya nikmat juga,” tambahnya memungkasi.