PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAA), anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yang bergerak di segmen sports, kids, dan leisure, hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal kedua dan semester pertama tahun 2026.

Untuk semester pertama tahun 2026, MAA mencatat pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 15,1% menjadi Rp10,1 triliun, dengan laba kotor mencapai Rp4,8 triliun. Laba usaha tumbuh 25,6% menjadi Rp1,2 triliun, dan EBITDA mencapai Rp2,0 triliun. Laba bersih pada enam bulan pertama naik 32% menjadi Rp865 miliar.

Pada kuartal kedua tahun 2026, MAA membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 15,5% menjadi Rp5,2 triliun. Laba kotor mencapai Rp2,4 triliun, sementara laba usaha meningkat 22,4% menjadi Rp595 miliar, dengan EBITDA tercatat sebesar Rp1,0 triliun. Laba bersih pada kuartal ini meningkat 23,9% menjadi Rp392 miliar.

Baca Juga: Gojek Perluas Program Apresiasi Mitra, Driver & Keluarga Dapat Dukungan Lebih Lengkap

“Kinerja kami pada kuartal kedua mencerminkan kekuatan portofolio MAA dalam menghadapi dinamika pasar. Setelah aktivitas pelanggan mengalami normalisasi pasca-Lebaran pada bulan April, customer traffic kembali meningkat pada bulan Mei, didukung oleh rangkaian hari libur nasional. Momentum tersebut berlanjut hingga bulan Juni seiring dengan periode libur sekolah, sehingga mendukung kinerja positif Perusahaan sepanjang kuartal,” ujar Ratih D. Gianda, VP Investor Relations, Corporate Communications and Sustainability MAP Group.

Sejalan dengan strategi Perusahaan untuk memperkuat ekspansinya, MAA terus memperluas portofolionya dengan tetap fokus pada efisiensi operasional melalui kedisiplinan dalam mengelola inventory dan biaya lainnya. Pada saat yang sama, Perusahaan juga memperkuat kapabilitas multi-channel guna memberikan pengalaman berbelanja yang lebih baik bagi pelanggan di seluruh pla7orm online maupun offine.

“Kami akan tetap memperhatikan situasi global, termasuk ketegangan geopolitik, tekanan biaya, dan volatilitas nilai tukar. Dalam menghadapi kondisi tersebut, fokus kami adalah menerapkan pendekatan yang disiplin dan penuh kehati-hatian dengan memprioritaskan brand, kategori, serta peluang yang memiliki potensi terbaik. Kami meyakini bahwa model bisnis kami yang terintegrasi memberikan fondasi yang solid untuk mendukung pertumbuhan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan,” tutup Ratih.