Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK) yang tercatat di IDX dengan kode saham: CLEO:IJ, PT Sariguna Primatirta Tbk secara konsisten terus memperluas pasar, baik melalui perluasan jaringan pabrik maupun jaringan distribusi. Dari tahun pertama setelah peluncuran CLEO di 2004, Perseroan terus melakukan penambahan pabrik disertai penambahan jaringan distribusi, baik internal maupun mitra distribusi.

Pada kuartal pertama 2026, CLEO telah memiliki 32 pabrik air minum yang tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air. Adapun distribusi internal pada periode ini sudah mencapai lebih dari 450 jaringan, serta didukung oleh lebih dari 11.000 mitra distribusi. Tahun ini, CLEO kembali memperkuat kapasitas produksinya melalui penambahan tiga pabrik baru. Pabrik di Palu dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal III, disusul pabrik di Pontianak dan Pekanbaru pada kuartal IV.

Baca Juga: BUKA Catatkan Pendapatan Rp4 Triliun Semester I/2026

Penambahan kapasitas ini diharapkan semakin memperluas jangkauan pasar sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan penjualan Perseroan. Di samping terus memperluas jaringan pabrik dan distribusi, CLEO juga secara konsisten memperkuat strategi pemasaran melalui berbagai aktivitas below the line. Perseroan mengoptimalkan pemasaran digital di berbagai platform untuk meningkatkan brand awareness, memperluas jangkauan konsumen, serta mendorong pertumbuhan penjualan.

Di saat yang sama, CLEO juga terus mengembangkan jaringan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk distributor dan mitra strategis untuk memperluas penetrasi pasar serta memperkuat posisi CLEO di industri AMDK. Alhasil, pada kuartal pertama 2026, penjualan CLEO mencapai Rp774,4 miliar atau meningkat 15,8% YoY. Oleh karena itu, CLEO akan terus konsisten memperluas jaringan distribusi. Perseroan menargetkan untuk memiliki 500 jaringan distribusi internal di akhir tahun ini.

“Dengan berbagai langkah strategis yang telah dijalankan tersebut, disertai konsistensi dalam menciptakan inovasi produk baru sesuai kebutuhan pasar yang terus berkembang, kami optimis target Perseroan untuk meraih pertumbuhan double digit tahun ini akan tercapai,” tutup CEO CLEO, Melisa Patricia, dikutip Rabu (29/7/2026).