Ratusan talenta muda dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dalam rangkaian 'Road to Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya 2026' yang digelar pada 25–26 April 2026 di Jakarta.
Ajang ini kembali menegaskan posisinya bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan sebuah ekosistem budaya yang hidup, inklusif, dan semakin relevan bagi generasi muda.
Rangkaian kegiatan terdiri dari tiga agenda utama, yakni Grand Final iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri”, Parade Inspirasi Diri, serta Grand Final The Audition Pagelaran Sabang Merauke.
Antusiasme peserta yang terus meningkat dari tahun ke tahun menjadi bukti kuat bahwa ruang ekspresi seni budaya semakin diminati.
Surabaya dan Bali Unggul di Panggung Kompetisi
iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri” menjadi titik awal pencarian talenta muda terbaik.
Sebanyak 30 tim pelajar dan mahasiswa dari 13 regional tampil memukau dalam Grand Final yang digelar di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta.
Aktris dan sociopreneur, Cinta Laura Kiehl, yang menjadi salah satu juri, mengapresiasi perkembangan para peserta.
“Semua kontestan di panggung hari ini menunjukkan improvement yang sangat signifikan. Pesan aku, jangan mengubah diri kalian dan jangan berusaha menjadi orang lain,” tutur Cinta Laura.
Pada kategori SMA/K, Semata dari SMKN 5 Denpasar berhasil meraih juara pertama, disusul Spots dari SMA Cita Hati East Campus Surabaya sebagai juara kedua, dan Dixie.49 dari SMAN 49 Jakarta di posisi ketiga.
Sementara itu, kategori mahasiswa dimenangkan oleh Jaguwar dari Universitas Negeri Surabaya, diikuti Katis Dance Company dari ISI Padang Panjang dan Naraya dari Universitas Pendidikan Indonesia.
Perwakilan Semata mengaku terharu atas pencapaian tersebut.
“Semoga iForte National Dance Competition ini bisa terus berkelanjutan ke depannya,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan perwakilan Jaguwar.
“Kami menjalani proses latihan yang intens, mulai dari fisik hingga pendalaman karakter. Semua itu membuat kami semakin solid saat tampil di atas panggung,” ujarnya.
Ajang ini juga menghadirkan berbagai penghargaan khusus, seperti Best Costume untuk Yatha Aruna dari SMAN 2 Pare, Most Favorite Group untuk Maniac Dance dari SMAN 15 Bandar Lampung, serta kategori baru The Most Ethnic Group yang dimenangkan oleh Original Artist Papuan (OAP) dari ISBI Tanah Papua.
President Director & CEO iForte, Aming Santoso, menutup kompetisi dengan pesan inspiratif.
“Kalian telah membuktikan bahwa sebagai generasi muda, kalian mampu menunjukkan betapa indahnya, beragamnya, dan luar biasanya budaya Indonesia,” katanya.
Apresiasi dan Hadiah untuk Para Pemenang
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan prestasi para peserta, panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang.
Untuk juara pertama, peserta mendapatkan piala, piagam penghargaan, serta uang apresiasi senilai Rp30.000.000 yang dibagi antara pelajar dan sekolah.
Selain itu, tersedia beasiswa penuh dari Universitas Ciputra Surabaya untuk kategori SMA/K, kesempatan magang selama satu bulan di Apple Developer Academy – Universitas Ciputra bagi kategori perguruan tinggi, serta UBS Gold seberat 1 gram untuk setiap peserta.
Juara kedua memperoleh piala, piagam penghargaan, dan uang apresiasi sebesar Rp20.000.000, disertai beasiswa Universitas Ciputra Surabaya dengan potongan SPP Pokok 50% untuk kategori SMA/K, serta UBS Gold 0,5 gram untuk setiap peserta.
Sementara itu, juara ketiga mendapatkan piala, piagam penghargaan, dan uang apresiasi sebesar Rp10.000.000, beasiswa Universitas Ciputra Surabaya dengan potongan SPP Pokok 25% untuk kategori SMA/K, serta UBS Gold 0,25 gram untuk setiap peserta.
Tak hanya bagi para pemenang utama, seluruh finalis yang berhasil melaju ke Jakarta juga mendapatkan uang apresiasi sebesar Rp3.000.000 sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka.