Artha Graha Peduli (AGP) menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang dengan melakukan aksi pembersihan sejumlah fasilitas umum dan rumah ibadah. Kegiatan ini menyasar masjid, vihara, sekolah, serta akses jalan di wilayah Kota Lintang dan Kampung Durian.
Salah satu fokus utama kegiatan adalah pembersihan vihara yang terdampak cukup parah akibat banjir dan longsor. Lumpur, kayu, serta puing-puing yang menutupi area tempat ibadah dibersihkan secara intensif agar vihara dapat kembali digunakan oleh umat. Dalam proses tersebut, AGP mengerahkan tiga unit alat berat excavator, empat unit truk tronton, serta melibatkan sekitar 45 tenaga kerja.
Baca Juga: Novo Nordisk dan Kemenkes Salurkan Donasi Insulin bagi Pasien Diabetes Pascabencana di Sumatera
Kegiatan pembersihan vihara dilaksanakan selama kurang lebih dua pekan, terhitung sejak 24 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026. Upaya ini menjadi bagian dari pemulihan fasilitas keagamaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan kebersamaan masyarakat.
Selain rumah ibadah, AGP juga membantu membuka kembali sejumlah akses jalan yang tertimbun lumpur dan material kayu di beberapa titik di Aceh Tamiang. Pembukaan akses ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial pascabencana.
Sebagai bentuk kepedulian yang menyeluruh, AGP turut membersihkan sejumlah masjid dan sekolah yang terdampak agar kegiatan ibadah serta proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Perwakilan Artha Graha Peduli, Raja Ritonga, menyampaikan bahwa pemulihan fasilitas umum menjadi prioritas utama agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih. "Pembersihan vihara, masjid, sekolah, serta fasilitas umum lainnya menjadi fokus kami dalam upaya pemulihan di Aceh Tamiang. Kami berharap masyarakat dapat kembali beribadah dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman seperti sediakala,” ujar Raja Ritonga, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Tidak hanya di Aceh Tamiang, Artha Graha Peduli juga hadir membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera Utara dengan mendirikan klinik kesehatan serta menyalurkan bantuan sembako. Melalui berbagai aksi kemanusiaan tersebut, AGP terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan nilai kepedulian, kebersamaan, dan pemulihan berkelanjutan bagi warga terdampak bencana.