Indonesia menjadi salah satu negara penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Komoditas kelapa sawit di Tanah Air tidak hanya berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tetapi juga menjadi andalan dalam neraca perdagangan sebagai penyumbang devisa utama dari sektor non-migas.

Umumnya, sawit dimanfaatkan dengan cara diolah menjadi minyak yang digunakan untuk memasak. Menjadi minyak yang paling populer digunakan masyarakat, minyak kelapa sawit juga dapat diolah menjadi beberapa produk turunan. Sebut saja seperti margarin, shortening, frying fat, coating fat, coffee whitener, pengisi susu, hingga krimer biskuit.

Terlepas dari itu, minyak kelapa sawit juga memiliki sejumlah keunggulan yang berkontribusi terhadap kesehatan. Sebagaimana yang dijelaskan oleh dokter sekaligus Pakar Obat Tradisional, Ingrid Tania, dalam agenda Sawit on Town (SWOT) Sparkle Bandung, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Pakar: Minyak Sawit Kaya Vitamin untuk Kesehatan Otak dan Jantung

Menurut Ingrid, salah satu keunggulan dari minyak kelapa sawit adalah kesimbangan dari kandungan asam lemak, yakni lemak jenuh dan tak jenuh yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat. 

“Minyak kelapa sawit itu yang paling banyak di Indonesia, paling populer, terus apa keunggulannya dibandingkan minyak lainnya adalah keseimbangan dari kandungan asam lemak,” ujarnya seperti Olenka kutip, Kamis (5/12/2024).

“Jadi asam lemak jenuh sama asam lemak tak jenuh itu dua-duanya dibutuhkan tubuh kita untuk sehat. Dan ternyata minyak kelapa sawit itu seimbang karena asam lemak jenuh dengan tak jenuh,” tambahnya.

Lanjut Ingrid, asam lemak jenuh bermanfaat sebagai sumber energi, meningkatkan stamina, dan mendukung kekebalan tubuh. 

Baca Juga: Benarkah Orang Indonesia Tak Bisa Lepas dari Kelapa Sawit?

“Kalau asam lemak tak jenuh apa? Untuk membantu misalnya menjaga kadar kolesterol, menjaga kesehatan jantung pembuluh darah,” imbuh Ingrid.

Selain itu, kandungan tocotrienol — salah satu jenis vitamin E — dalam minyak kelapa sawit juga berfungsi untuk menjaga kesehatan otak. Dengan begitu, dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit yang berhubungan dengan otak manusia.

Dengan kata lain, minyak kelapa sawit dapat dijadikan sebagai pencegah terjadinya stroke dan demensia. Selain itu, pertumbuhan tumor pada otak juga bisa dicegah dengan mengonsumsi kelapa sawit.