Growthmates, memulai usaha dengan menggunakan tabungan pribadi menjadi salah satu pilihan yang cukup umum bagi calon pengusaha.
Cara ini memungkinkan seseorang memiliki kendali lebih besar atas bisnis tanpa harus bergantung pada pinjaman atau investor.
Namun, sebelum mengalokasikan tabungan sebagai modal usaha, ada sejumlah hal yang perlu dipastikan agar kondisi keuangan pribadi tidak ikut terganggu.
Financial Trainer sekaligus Founder QM Financial, Ligwina Hananto, mengingatkan bahwa calon pengusaha perlu memahami terlebih dahulu fungsi uang yang akan digunakan sebagai modal.
Dikatakannya, jangan sampai seluruh tabungan dihabiskan untuk memulai bisnis tanpa menyisakan dana untuk membiayai operasional setelah usaha berjalan.
Menurut Ligwina, modal usaha bukan hanya soal uang untuk memulai bisnis, tetapi juga harus mampu menopang kebutuhan operasional pada periode awal.
Karena itu, calon pengusaha perlu memperhitungkan kebutuhan modal kerja secara realistis.
Baca Juga: Cara Menghindari Konflik saat Menjalankan Bisnis Bersama Pasangan Menurut Business Coach
“Apa sih yang harus dipikirin sebelum buka usaha pakai modal tabungan sendiri? Ini modal kerja, habis itu siap untuk bayarin ongkos yang akan terjadi pada bisnis kamu,” tutur Ligwina, dikutip dari laman Instagram @qm_financial, Selasa (11/8/2026).
Lebih lanjut, Ligwina,menekankan pentingnya memastikan ketersediaan dana untuk membiayai berbagai kebutuhan bisnis setelah usaha mulai beroperasi.
Artinya, kata dia, pengusaha tidak cukup hanya memiliki uang untuk membuka usaha, tetapi juga perlu menyiapkan cadangan agar bisnis tetap dapat berjalan ketika pemasukan belum stabil.
“Paling enggak untuk satu bulan ke depan, dua bulan ke depan, tiga bulan ke depan. Sudah siap?” katanya.
Menurut Ligwina, kemampuan memperkirakan kebutuhan operasional di masa awal menjadi salah satu langkah penting sebelum benar-benar menggunakan tabungan pribadi sebagai modal usaha.
Dengan adanya dana yang cukup untuk menopang beberapa bulan pertama, pelaku usaha dapat memiliki ruang untuk menjalankan bisnis tanpa langsung berada dalam tekanan keuangan.
Baca Juga: Tipe Karyawan yang Dibutuhkan Agar Bisnis Berkembang Lebih Cepat