Indonesia x Singapore Orchid Extravaganza resmi dibuka, sebagai bagian dari rangkaian MASA Singapore 2026, pada 4 Juli 2026 di Flower Dome di Gardens by the Bay. Lebih dari 30 instalasi seni dan budaya yang merangkum delapan wilayah geografis Indonesia, dari ujung barat Sumatra hingga kepulauan timur Kalimantan, hadir menyala di bawah kubah kaca ikonik tersebut.
Pembukaan ini menandai momen penting dalam hubungan budaya Indonesia–Singapura: Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang berkontribusi sebagai peserta pameran di Gardens by the Bay sebagai global hub. Menjelang pembukaan, Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, mengunjungi Flower Dome untuk meninjau persiapan akhir.
Baca Juga: AirAsia Setop Rute Penerbangan Singapura-Jakarta Per Juli 2026
"Orchid Extravaganza bukan sekadar pameran. Ini adalah cara Indonesia bercerita kepada dunia. Melalui kekayaan geografis dan budaya yang diterjemahkan ke dalam karya seni, kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia adalah ekosistem kreatif yang hidup dan terus berkembang," ujar Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia.
Sementara itu, Mr. Felix Loh, Chief Executive Officer, Gardens by the Bay, menyampaikan, "Ini adalah salah satu instalasi seni paling elaboratif dan memukau yang pernah kami sambut di Flower Dome. Konsep dan eksekusinya benar-benar luar biasa—sebuah persembahan Indonesia yang akan membuat pengunjung dari seluruh dunia terpesona.”
Upacara pembukaan berlangsung pada 4 Juli 2026 pukul 18.00–21.00 SGT, diselenggarakan dalam kerangka Singapore Garden Festival 2026 bersamaan dengan Presentasi Penghargaan Singapore Orchid Show yang diselenggarakan oleh Orchid Society of South East Asia. Pameran terbuka untuk umum mulai 4 Juli hingga 10 Agustus 2026, setiap hari pukul 09.00–21.00.
30+ Instalasi dari 8 Wilayah Geografis Nusantara
Orchid Extravaganza menghadirkan perjalanan imersif melintasi delapan wilayah geografis Indonesia—Sumatra, Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, Bali, East Nusa Tenggara, Papua, dan Kalimantan—masing-masing diwakili oleh instalasi seni yang menggabungkan kekayaan intelektual geografis, arsitektur tradisional, flora endemik, dan fauna Nusantara.

Dikreasikan dari dedaunan, delapan wilayah yang direpresentasikan dalam pameran ini masing-masing membawa identitas visual dan budaya yang khas:
- Jawa Tengah — The Peacock (Burung Merak);
- Jakarta — The Ondel-Ondel (Ondel-ondel);
- Lampung — Siger Tiger (Harimau Sumatra);
- Bali — Balinese Naga Sculpture (Patung Naga Bali);
- Nusa Tenggara Timur — Komodo Dragon (Komodo);
- Papua — Lotus Spirit (Bunga Lotus);
- Sumatra — Rafflesia Bloom (Bunga Raflesia);
- Kalimantan — Hornbill's Canopy (Burung Rangkong).