Karier Musik

Perjalanan Nugie di dunia musik telah berlangsung sejak lama. Ia pernah menjadi personel ALV Band, yang merilis album ALV pada 2001 dengan singel andalan “Yang Tak Kasatmata”. 

Dua tahun kemudian, grup tersebut kembali meluncurkan album Senyawa Hati yang memuat lagu “Jagoan” dan “Terancam Punah”. Namun, ALV Band akhirnya bubar pada 2 Juni 2003.

Selain bermusik, Nugie juga dikenal memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan. Ia aktif terlibat dalam sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) lingkungan, termasuk WALHI dan WWF. 

Kepeduliannya terhadap alam dan berbagai persoalan sosial pun kerap tercermin dalam karya-karyanya, seperti album Bumi dengan lagu “Tertipu” (1995), Air dengan “Burung Gereja” (1996), serta Udara dengan “Pembuat Teh” (1998).

Baca Juga: Profil dan Jejak Karier Aktris Senior Ingrid Widjanarko

Kiprah Nugie di dunia musik juga membawanya meraih sejumlah penghargaan. Pada Anugerah Musik Indonesia 1997, ia mendapat predikat sebagai Penyanyi Alternatif. 

Setahun kemudian, video klip “Burung Gereja” meraih penghargaan Video Klip Terbaik Bulanan dan masuk nominasi Video Klip di grand final VMI. Pada tahun yang sama, Nugie juga dinobatkan sebagai Penyanyi Terbaik oleh majalah Hai.