Tak berhenti pada aspek pemasaran dan penjualan, Salim Group juga menyiapkan ekosistem pendukung yang mencakup layanan purnajual.
Menurut Axton, keberadaan layanan konsumen dan pusat layanan resmi menjadi bagian penting untuk memastikan pengalaman pengguna tetap terjaga setelah pembelian.
“Sebagai distributor resmi, kami bekerja sama dengan Nintendo untuk membangun ekosistem yang komprehensif, mulai dari pemasaran, penjualan, hingga layanan purnajual,” jelasnya.
Axton juga menekankan pentingnya memastikan keaslian produk yang beredar di pasar Indonesia. Untuk itu, produk Nintendo resmi yang didistribusikan melalui jalur resmi akan dilengkapi dengan stiker distribusi resmi.

“Sticker ini bukan sekadar stiker, melainkan jaminan bahwa produk tersebut terjamin keasliannya dan didukung oleh layanan penjualan serta pelayanan purnajual resmi dari Nintendo dan PT Nusantara Interactive Niaga,” ujar Axton.
Menurutnya, kehadiran jaringan layanan resmi di kawasan Asia Tenggara menjadi salah satu bukti bahwa kenyamanan konsumen dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis Nintendo menjadi perhatian penting.
Dengan dukungan tersebut, kata dia, konsumen di Indonesia diharapkan tidak hanya mendapatkan produk yang autentik, tetapi juga memperoleh akses terhadap layanan resmi.
Dan, pada akhirnya, kehadiran Nintendo secara resmi di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri gaming Tanah Air.
Salim Group melihat peluang tersebut bukan hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dalam membangun ekosistem gaming yang lebih sehat dan berkelanjutan.
“Kami berharap kehadiran Nintendo secara resmi dapat mendukung berkembangnya ekosistem gaming, terutama perkembangan industri gaming console di Indonesia yang baik dan berkelanjutan,” pungkas Axton.
Baca Juga: Mengenal Sosok Axton Salim, Putra Mahkota Bisnis Salim Group