Penceramah kondang Habib Rizieq Shihab menyindir keras organisasi kemasyarakatan yang dekat dengan Presiden Prabowo Subianto, mentang-mentang dekat dengan kepala negara ormas itu disebutnya sombong dan berwatak preman. 

Habib Rizieq tak menyebut secara gamblang nama ormas yang ia sindir, namun sudah menjadi rahasia umum salah satu ormas yang disebut-sebut dekat dengan Prabowo adalah Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya pimpinan Rosario de Marshall alias Hercules. Ormas itu baru-baru dilibatkan dalam aksi pengamanan demo 27 Agustus 2026 dan disebut-sebut sebagai biang kerok kerusuhan. 

Baca Juga: Diduga Terlibat Kerusuhan Demo 27 Agustus Sampai Dicap Ormas Berwatak Preman, GRIB Jaya Wajib Dibubarkan!

“Organisasi preman sombong banget. Mentang-mentang merasa deket dengan presiden," ujar Rizieq dilansir Olenka.id Jumat Jumat (4/9/2026).

Eks Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu mengatakan, alih-alih melindungi dan mengayomi masyarakat, kehadiran ormas ini justru bikin resah, mereka berlaku arogan dan kerap bikin onar, padahal banyak ormas yang jauh lebih besar dari ormas preman ini yang punya kedekatan dengan presiden namun tetap tampil berwibawa.

"NU juga deket dengan presiden. Tapi gak ada mereka sombong begitu, saudara. Muhammadiyah juga deket dengan presiden. Gak ada mereka sombong begitu, saudara. Banyak pihak yang deket dengan presiden, gak ada sok jago di jalanan," tegasnya.

Arogansi ormas-ormas rese ini kata Habib Rizieq tak bisa dimaklumi, mereka tak boleh diberi ruang perbuatan semena-mena mereka mesti dihadapi bareng. Dia lantas mendesak pemerintah membubarkan ormas tersebut.

"Organisasi preman jangan dibiarkan. Jangan dibiarkan mereka masuk ke kampung, mengganggu orang, malakin orang di pasar, saudara. Jangan," ujarnya.

Baca Juga: Markas Hercules Cs Kebakaran di Tengah Isu Keterlibatan Grib Jaya dalam Kerusuhan Demo 27 Agustus

"Saya sudah sampaikan di Jakarta. Saya sudah kirimkan pesan kepada Presiden. Semua ormas preman yang bikin susah masyarakat, yang mengganggu masyarakat. Bubarkan," tambahnya memungkasi.