Ferry menilai, selama ini sebagian besar program perbankan lebih banyak berfokus pada sektor korporasi.

Padahal, menurutnya, masyarakat desa terutama generasi muda perlu mendapatkan akses pengetahuan yang sama agar mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

“Semua bank ngurusinnya korporate semua. Ajarin sekarang orang-orang desa, anak-anak muda di desa-desa itu tata cara pencairan kredit, bikin proposal bisnis yang baik dan benar,” tukas Ferry.

Lebih lanjut, Ferry pun menegaskan bahwa masyarakat desa tidak perlu ragu untuk mengembangkan ide usaha dan menyusun proposal bisnis. 

Menurutnya, kehadiran Koperasi Merah Putih dinilai membuka peluang pasar baru yang dapat menyerap berbagai produk lokal.

“Dan sekarang nggak usah takut lagi untuk bikin proposal bisnis karena kalau mau bikin produk ataupun apapun itu bisa dijual di new emerging market yang baru yang namanya kooperasi desa itu,” tandasnya.

Baca Juga: Sudah Ada Koperasi Merah Putih, Menkop Ferry Wanti-wanti Indomaret Cs Masuk Desa