Efek samping mouth taping

Efek samping umum yang dilaporkan oleh pengguna meliputi iritasi pada area bibir, nyeri saat melepas penutup mulut, gangguan tidur akibat kesulitan bernapas atau ketidaknyamanan akibat penutup mulut, dan kecemasan karena mulut tertutup rapat.

Selain itu, beberapa pengguna melaporkan ketidaknyamanan tambahan selama pelepasan penutup mulut.

Pertimbangan keselamatan sangat penting saat mencoba penutup mulut. Dokter menyarankan untuk menguji strip pada siang hari terlebih dahulu dan menghindari praktik tersebut jika mengalami kesulitan bernapas melalui hidung karena alergi atau polip hidung.

Hal-hal yang dapat dicoba jika Anda tidak suka menutup mulut dengan plester

Ada beberapa alternatif untuk mengatasi masalah yang diklaim dapat diatasi dengan plester, diantaranya adalah:

  • Tidur miring telah terbukti melalui penelitian selama puluhan tahun dapat mengurangi dengkuran pada orang dengan dan tanpa sleep apnea.
  • Plester hidung merupakan pilihan lain untuk mendorong pernapasan hidung, meskipun penelitian menunjukkan hasil yang beragam mengenai efektivitasnya untuk mengurangi dengkuran.
  • Bagi mereka yang mengalami alergi, mengobati kondisi yang mendasarinya dapat membantu meningkatkan pernapasan hidung. Sekitar 25% orang di negara-negara barat mengalami reaksi alergi terhadap zat-zat yang terbawa udara, yang sering kali menyebabkan hidung tersumbat.
  • Menjaga kebersihan mulut yang baik melalui menyikat gigi, membersihkan gigi dengan benang gigi, membersihkan lidah, dan menggunakan obat kumur secara teratur dapat mengatasi masalah bau mulut tanpa harus menutup mulut dengan plester.
  • Praktik kebersihan tidur yang tepat dapat membantu mengatasi kelelahan, termasuk menjaga jadwal tidur yang konsisten, menciptakan lingkungan tidur yang optimal, menghindari layar sebelum tidur, membatasi asupan alkohol dan kafein, dan berolahraga secara teratur.

Baca Juga: Mengenal Tren Tidur Generasi Z: Sleepmaxxing