Kiprah Jogi Hendra Atmadja di dunia bisnis telah membawa PT Mayora Indah Tbk menjadi salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di Indonesia. Sebagai pendiri dan pemilik Mayora Group, Jogi telah berhasil membangun kerajaan bisnis yang menghasilkan berbagai produk konsumsi harian yang akrab dengan masyarakat Indonesia, seperti biskuit Roma, permen Kopiko, teh Pucuk Harum, dan air mineral Le Minerale. Kesuksesan yang diraih Mayora tidak lepas dari kerja keras, inovasi, serta strategi bisnis yang matang.
Perjalanan bisnis Jogi Hendra Atmadja sangat menarik untuk disimak. Dari seorang lulusan kedokteran, ia bertransformasi menjadi pengusaha sukses yang mampu bersaing dengan brand-brand ternama di Indonesia. Dengan visi yang kuat dan keberanian dalam mengambil keputusan, ia berhasil membangun dan mengembangkan PT Mayora Indah hingga meraih pencapaian luar biasa di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Mengintip Strategi Bisnis Jogi Hendra Atmadja di Balik Kesuksesan Mayora
Awal Kehidupan dan Latar Belakang Pendidikan
Jogi Hendra Atmadja lahir di Jakarta pada tahun 1946. Ia tumbuh dalam lingkungan yang mendorongnya untuk mengejar pendidikan tinggi. Sejak kecil, ia dikenal sebagai anak yang tekun dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Orang tuanya sangat mendukung pendidikan anak-anaknya, sehingga ia bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Berbeda dengan jalur karier yang ditempuhnya saat ini, Jogi sebenarnya merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti Jakarta. Memilih studi di bidang kedokteran merupakan keputusan besar dalam hidupnya, mengingat profesi dokter adalah profesi yang bergengsi di masyarakat. Namun, seiring waktu, ia menyadari bahwa dirinya memiliki ketertarikan yang lebih besar di dunia bisnis dibandingkan dengan dunia medis.
Meskipun telah menyelesaikan studi kedokteran, Jogi akhirnya memilih jalan yang berbeda dengan membangun bisnis. Keputusannya untuk beralih ke dunia usaha bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi dengan kegigihan dan strategi yang tepat, ia berhasil membuktikan bahwa keputusannya adalah langkah yang benar. Ia pun mulai merintis bisnis yang kemudian berkembang menjadi perusahaan besar yang dikenal hingga saat ini.
Perjalanan Mendirikan PT Mayora Indah Tbk
Pada tanggal 17 Februari 1977, Jogi Hendra Atmadja bersama dua rekannya, Drs. Raden Soedigdo dan Ir. Darmawan Kurnia, mendirikan PT Mayora Indah Tbk di Jakarta. Dengan visi besar dan tekad yang kuat, mereka berupaya menghadirkan produk makanan berkualitas yang dapat diterima oleh masyarakat luas. Saat itu, industri makanan ringan di Indonesia masih terbuka luas, sehingga menjadi peluang besar bagi mereka untuk berkembang.
Baca Juga: Pohon Keluarga Atmadja di Bisnis Mayora Group
Pabrik pertama PT Mayora berlokasi di Tangerang, Banten, dengan fokus awal pada produksi biskuit. Produk pertama yang mereka luncurkan adalah biskuit Roma Kelapa, yang kemudian menjadi salah satu biskuit paling populer di Indonesia. Keunikan dari biskuit Roma terletak pada rasa gurih kelapanya yang khas, serta teksturnya yang renyah, membuatnya cepat diterima di pasaran.
Sejak awal berdirinya, Jogi sudah menjabat sebagai komisaris utama perusahaan. Ia memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan, mulai dari pengembangan produk hingga ekspansi bisnis. Dengan kepemimpinannya, PT Mayora berkembang pesat dan terus memperkenalkan produk-produk inovatif yang disukai oleh berbagai kalangan masyarakat.
Inovasi dan Ekspansi Bisnis Mayora Group
Kesuksesan PT Mayora tidak berhenti pada biskuit Roma. Pada akhir tahun 1980-an, perusahaan ini melakukan inovasi dengan meluncurkan permen Kopiko, permen kopi pertama di Indonesia. Produk ini langsung mendapat sambutan luar biasa dari konsumen karena belum ada produk serupa di pasaran saat itu. Keunikan Kopiko terletak pada rasa kopinya yang autentik dan kemampuannya memberikan sensasi seperti sedang menikmati secangkir kopi asli.
Baca Juga: Kisah Pendirian Brand Torabika, Keberhasilan Kopi Instan Mayora yang Mendunia
Permen Kopiko tidak hanya sukses di Indonesia, tetapi juga di pasar internasional. Saat ini, Kopiko telah diekspor ke lebih dari 90 negara di dunia dan menjadi favorit banyak orang, termasuk tokoh dunia seperti Elon Musk. Bahkan, produk ini pernah muncul dalam adegan serial drama Korea dan menjadi perbincangan di media sosial. Hal ini membuktikan bahwa inovasi dan strategi pemasaran yang tepat dapat membawa produk lokal ke panggung global.
Setelah sukses dengan makanan ringan, PT Mayora merambah industri minuman dengan meluncurkan Teh Pucuk Harum. Produk ini dirancang untuk bersaing dengan Teh Botol Sosro, yang saat itu mendominasi pasar minuman teh kemasan. Untuk mendukung penetrasi pasar, PT Mayora mengeluarkan dana besar untuk iklan, tercatat hingga Rp226 miliar berdasarkan data dari Nielsen Indonesia. Upaya promosi ini membuahkan hasil dengan meningkatnya popularitas Teh Pucuk Harum di berbagai lapisan masyarakat.
Peran Jogi Hendra Atmadja di Dunia Bisnis
Selain menjadi komisaris utama PT Mayora Indah, Jogi Hendra Atmadja juga memegang posisi yang sama di beberapa perusahaan lain, yaitu PT Torabika Eka Semesta, PT Kakao Mas Gemilang, dan PT Tunita Branindo. Keberadaannya di beberapa perusahaan besar menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan luar biasa dalam mengelola bisnis di berbagai sektor industri. Kepemimpinan dan visinya telah membawa Mayora Group menjadi salah satu pemain utama di industri makanan dan minuman.
Keputusan-keputusan strategis yang diambil oleh Jogi selalu mempertimbangkan tren pasar dan kebutuhan konsumen. Ia dikenal sebagai sosok yang teliti dalam menganalisis peluang bisnis, sehingga setiap langkah yang diambilnya selalu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan. Dengan pengalaman dan wawasan yang luas, Jogi terus berupaya membawa Mayora ke level yang lebih tinggi.
Baca Juga: Mengenal Timothy Utama, Sosok di Balik Transformasi Digital Bank Mandiri
Selain itu, kontribusinya dalam dunia bisnis juga menginspirasi banyak pengusaha muda di Indonesia. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras, inovasi, dan strategi yang tepat, seseorang dapat membangun bisnis dari nol hingga mencapai kesuksesan besar.
Untuk itu, atas kerja keras yang dilakukannya, berdasarkan data Forbes 2024, kekayaan Jogi Hendra Atmadja mencapai US$4,4 miliar atau setara dengan Rp71.769.593.720.000. Jumlah ini menempatkan Jogi di peringkat 50 orang terkaya di Indonesia.
Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa Jogi Hendra Atmadja adalah sosok pengusaha visioner yang berhasil membangun dan mengembangkan PT Mayora Indah Tbk menjadi perusahaan besar dengan produk-produk yang dicintai masyarakat Indonesia dan dunia. Dari biskuit Roma hingga air mineral Le Minerale, Mayora terus berinovasi dan memperluas jangkauannya. Meski jarang tampil di hadapan publik, keberhasilannya dalam mengelola bisnis telah mengukuhkannya sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia.