Nama Herfiza Novianti pernah lekat dengan layar kaca Indonesia pada era 2000-an. Ia dikenal sebagai aktris dan model yang membintangi berbagai sinetron populer. Namun, seiring waktu, Herfiza memilih jalan hidup yang berbeda. Tak hanya menepi dari hiruk-pikuk dunia hiburan, ia juga menapaki peran baru sebagai akademisi, ibu dari empat anak, sekaligus figur publik yang dikenal dengan perjalanan hijrahnya.

Lahir di Sukabumi pada 21 November 1987, Herfiza kini dikenal sebagai sosok perempuan yang berhasil menyeimbangkan peran profesional, keluarga, dan spiritualitas. Perjalanan hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, khususnya perempuan, dalam memaknai perubahan dan konsistensi hidup.

Awal Karier di Dunia Hiburan

Karier Herfiza di industri hiburan dimulai sejak usia remaja. Ia mengawali langkah sebagai finalis majalah Aneka Yess! pada 2003 dan berhasil meraih juara II. Namanya mulai dikenal luas setelah memerankan tokoh Oppie dalam sinetron Kiamat Sudah Dekat musim kedua dan ketiga (2006–2007), karya sutradara senior Deddy Mizwar.

Baca Juga: Mengenal Sosok Ricky Harun, Aktor Lintas Generasi yang Bertahan di Industri Hiburan Indonesia

Sejumlah judul sinetron lain turut melambungkan namanya, seperti Dia (2003–2005) dan Cinta Fitri musim keenam (2010). Ketekunan dan konsistensi Herfiza sejak awal karier membentuk citra positifnya sebagai aktris muda yang profesional di masanya. 

Filmografi dan Karya Akting

Selain sinetron, Herfiza juga menjajal layar lebar. Ia tercatat membintangi enam film, di antaranya Kambing Jantan: The Movie (2009) dan Suster Keramas (2010). Di ranah film televisi (FTV), Herfiza tampil dalam berbagai judul, termasuk Hidayah: Si Miskin Lupa Bersyukur.

Kemampuannya memainkan beragam karakter—dari komedi hingga drama—menjadikannya salah satu aktris yang cukup diperhitungkan pada periode tersebut.

Baca Juga: Mengenal Nisa Pratiwi, Sosok di Balik HijabChic: Brand Modestwear yang Menemani Perjalanan Hijrah Perempuan Indonesia

Pendidikan dan Karier Akademik

Di tengah kesibukan sebagai artis, Herfiza tetap menaruh perhatian pada pendidikan. Ia menyelesaikan studi magister di Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan IPK 3,61. Saat ini, ia berkarier sebagai dosen tetap di Universitas Prof. Dr. Moestopo.

Transisi dari dunia hiburan ke dunia akademik menunjukkan komitmen Herfiza untuk terus berkembang. Pilihan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa kesuksesan di satu bidang tidak menutup peluang untuk berkontribusi di bidang lain.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Brand Hijab Lokal yang Bahannya Gampang Diatur!

Kehidupan Keluarga yang Harmonis

Herfiza menikah dengan aktor Ricky Harun pada 15 Juni 2013. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat anak. Rumah tangga keduanya dikenal jauh dari gosip dan kerap tampil sederhana di ruang publik.

Kehidupan keluarga yang stabil menjadi fondasi penting bagi Herfiza dalam menjalani berbagai peran, baik sebagai pendidik, ibu, maupun individu yang terus bertumbuh secara spiritual.

Baca Juga: Mengenal Donna Harun, Artis Senior Multitalenta yang Awet Muda

Proses Hijrah yang Bertahap

Perjalanan hijrah Herfiza berlangsung secara perlahan. Meski niat berhijab telah ada sejak awal pernikahan, titik balik terjadi pada awal 2017, menjelang bulan Ramadan. Saat itu, ia merasakan dorongan spiritual yang kuat untuk menutup aurat secara konsisten.

Kebiasaannya mengikuti kajian agama, termasuk di lingkungan pertemanan yang religius, membuat Herfiza semakin mantap. Dukungan penuh dari sang suami menjadi faktor penting dalam keputusannya untuk berhijrah, bahkan mendorong perubahan pola hidup keluarga secara keseluruhan.

Pendalaman Spiritual

Kesadaran akan kefanaan hidup—termasuk pengalaman kehilangan teman sebaya—semakin menguatkan tekad Herfiza. Ia mulai lebih selektif dalam pekerjaan, membatasi peran yang tidak sejalan dengan nilai-nilai yang diyakininya, serta membangun lingkungan pertemanan yang positif. 

Hijrah yang dijalaninya tak hanya tercermin dari perubahan penampilan, tetapi juga dari cara pandang dan prioritas hidup.

Aktivitas Terkini

Sejak resmi berhijab pada Mei 2017, Herfiza tetap konsisten hingga kini. Ia aktif membagikan refleksi dan pengalaman hidup melalui media sosial, khususnya Instagram, dengan jutaan pengikut. Perannya sebagai dosen, ibu, dan figur publik menjadikannya panutan bagi banyak perempuan yang tengah mencari keseimbangan antara karier, keluarga, dan spiritualitas.

Bagi Herfiza Novianti, hijrah bukanlah garis akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk menjalani hidup yang lebih sadar, bermakna, dan bermanfaat bagi sesama.