Nama Donny Oskaria sudah dikenal luas publik. Rekam jejaknya yang malang melintang di berbagai perusahaan pelat merah sukses melejitkan namanya sebagai seorang profesional Tanah Air.
Pria kelahiran 26 September 1969 itu sekarang ini menjabat Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini.
Baca Juga: Danantara Tak Kebal Hukum dan Bisa Diaudit Kapan Saja
Ia juga diketahui masih aktif menjabat Direktur Utama Aviasi Pariwisata Indonesia, perusahaan induk BUMN pariwisata Indonesia setelah sebelumnya ia sukses menorehkan namanya di berbagai anak perusahaan BUMN.
Dibalik kesuksesan yang direngkuh, Donny sebetulnya memulai perjalan karier yang tak mudah, jalan menuju ke titik di mana ia sekarang ini ditrabas dengan susah payah dan berdarah-darah.
Pria kelahiran Tanah Datar, Sumatera Barat itu memang sudah ditempah dengan sangat keras sejak belia, lahir di keluarga yang serba kekurangan Donny sudah terbiasa dengan kerja keras membantu ibu bapaknya yang hanya bekerja serabutan.
Kebiasaannya ini yang kemudian membentuk Donny sebagai pribadi tangguh yang tak mengenal apa itu menyerah.
Berasal dari keluarga sederhana yang sudah terbiasa dengan kerja kerja keras, Donny tak mau memilih-milih pekerjaan saat beranjak dewasa. Donny bahkan memulai karir profesionalnya dari jabatan paling bawah.
Baca Juga: Danantara Jadi Motor Penggerak Ekonomi dan Perkuat Daya Saing RI di Kancah Global
Bank Universal adalah tempat kerja pertama Donny memulai semuanya. Ia datang bukan sebagai pejabat bank dengan jabatan mentereng dan upah selangit, sebaliknya ia datang sebagai pegawai biasa yang bertugas sebagai call center.
Jabatan kecil dengan upah pas-pasan tak lantas bikin Donny patah arang. Ia membuktikan kecintaannya terhadap pekerjaan itu dengan menunjukan dedikasi penuh.
Benar saja, kerja keras dan kesungguhannya berbuah manis yang mengantarnya ke anak tangga berikutnya, singkatnya profesionalisme kerja yang ia tunjukan membuat dirinya diangkat menjadi divisi personal banker.
Kendati kariernya terbilang mulus, namun Donny tak mau berpuas diri, pada 2004 ia memutuskan pindah ke Bank Mega.
Di tempat baru ini, Donny tetap membawa semangatnya yang dulu. Semangat yang menyala-nyala untuk membawa berbagai gebrakan dan perubahan. Hal ini yang lagi-lagi membuat dirinya diganjar berbagai jabatan baru hingga menduduki posisi CEO di berbagai anak perusahaan CT Corp.
Baca Juga: Prabowo: Danantara Harus Bisa Diaudit Setiap Saat
Karena investasi CT Corp di Garuda Indonesia, Dony ditunjuk untuk mewakili CT Corp di perusahaan penerbangan pelat merah itu. Ia dipercaya sebagai anggota Dewan Komisaris Garuda Indonesia sejak akhir 2014.
Perjalanan kariernya yang lumayan mentereng dengan menorehkan berbagai prestasi prestisius membuat nama Donny mulai terdengar di lingkungan pemerintahan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian mendapuknya menjadi anggota Dewan Penasihat Presiden Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) sebagai Ketua Kelompok Kerja untuk industri pariwisata yang bertanggung jawab mengembangkan industri pariwisata di Indonesia.
Baca Juga: Prabowo: Negara Gagal Jika Tidak Miliki Sistem Hukum
Bersama Muhammad Lutfi, saat ini Dony mengembangkan beberapa hotel, restoran, dan resort di Jakarta dan Padang. Dony juga aktif mengembangkan agroindustri di Sumatera Barat.