Bagi sebagian orang, menyikat gigi menjadi aktivitas pertama yang dilakukan setelah bangun tidur. Sementara sebagian lainnya memilih sarapan terlebih dahulu agar sisa makanan langsung bisa dibersihkan. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata masih sering menjadi perdebatan.
Dokter gigi memiliki rekomendasi tersendiri mengenai waktu terbaik untuk menyikat gigi. Alasannya bukan sekadar soal napas segar, tetapi juga berkaitan dengan perlindungan enamel dan kesehatan gigi secara keseluruhan.
Menukil dari laman Health, Minggu (12/7/2026), sebagian besar dokter gigi menyarankan untuk menyikat gigi sebelum sarapan.
Menurut dr. Toth, selama tidur produksi air liur menurun sehingga mulut menjadi lebih kering. Kondisi ini membuat bakteri penyebab plak, bau mulut, dan kerusakan gigi lebih mudah berkembang biak.
Baca Juga: Sikat Gigi Sebelum Tidur Jadi Ritual Penting, Yuk Intip Faktanya!
Dengan menyikat gigi sebelum makan, plak yang menumpuk semalaman dapat dibersihkan sekaligus memberikan perlindungan tambahan pada gigi melalui kandungan fluoride dalam pasta gigi. Fluoride membantu memperkuat lapisan enamel sehingga gigi lebih siap menghadapi paparan makanan dan minuman yang bersifat asam.
Sebaliknya, menyikat gigi sesaat setelah sarapan, terutama setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam seperti jus jeruk, kopi, atau minuman bersoda, justru kurang disarankan. Pasalnya, pada kondisi tersebut lapisan enamel sedang melemah untuk sementara sehingga menyikat gigi dapat meningkatkan risiko erosi enamel jika dilakukan secara berulang.
"Artinya, menyikat gigi sebelum makan umumnya lebih aman dibandingkan langsung menyikat gigi setelah sarapan," jelas dr. Toth.
Perlukan Sikat Gigi Lagi Setelah Sarapan?
Lantas, jika sudah menyikat gigi sebelum sarapan, apakah perlu mengulanginya setelah selesai makan? Menurut dr. Toth, jawabannya adalah tidak dalam sebagian besar kondisi.
Ia menjelaskan, menyikat gigi secara menyeluruh sebelum sarapan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride sudah cukup memberikan perlindungan bagi gigi selama pagi hari. Karena itu, menyikat gigi kembali sesaat setelah makan umumnya tidak diperlukan.
Bahkan, kebiasaan tersebut justru dapat menjadi kontraproduktif jika dilakukan terlalu cepat, terutama setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam. Oleh sebab itu, jika telah menyikat gigi sebelum sarapan, kamu tidak perlu langsung menyikat gigi lagi setelah selesai makan.
Baca Juga: Kebiasaan Tak Sikat Gigi Sebelum Tidur Berisiko Picu Pengeluaran Medis yang Membengkak
Bagaimana Jika Tidak Sarapan?
Lalu, bagaimana jika tidak terbiasa sarapan? Apakah ada batas waktu tertentu untuk menyikat gigi setelah bangun tidur?
Menurut dr. Toth, tidak ada aturan yang mengharuskan seseorang menyikat gigi dalam jangka waktu tertentu setelah bangun. Meski demikian, ia menyarankan agar kebiasaan tersebut dilakukan sedini mungkin dalam rutinitas pagi.
"Tujuannya adalah menghilangkan bakteri yang menumpuk semalaman, melindungi enamel dengan fluoride sebelum makan pertama, sekaligus merangsang produksi air liur," jelas dr. Toth.
Cara Lain untuk Menyegarkan Napas di Pagi Hari
Selain menyikat gigi, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk menjaga napas tetap segar sebelum memulai aktivitas. Menurut dr. Toth, berkumur menggunakan air putih saja sudah dapat membantu membersihkan sisa makanan sekaligus mengencerkan asam yang ada di dalam mulut.
Ia juga merekomendasikan beberapa langkah berikut untuk membantu menjaga kesegaran napas setelah sarapan:
- Gunakan obat kumur bebas alkohol untuk membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut tanpa membuat mulut menjadi kering.
- Kunyah permen karet tanpa gula guna merangsang produksi air liur yang berfungsi membantu menetralkan bau mulut.
- Bersihkan lidah menggunakan sikat gigi atau alat pembersih lidah karena permukaan lidah menjadi tempat berkumpulnya bakteri penyebab bau mulut yang sering kali terlewat saat menyikat gigi.
Semoga bermanfaat, ya!