Bagi pecinta sinetron atau FTV Tanah Air, mungkin sudah tak asing lagi dengan sosok Dimas Aditya. Tak hanya di layar kaca, Dimas juga sukses membintangi sejumlah judul film layar lebar. Salah satunya adalah film ‘Kado untuk Ibu’ yang akan segera tayang 6 Agustus 2026 mendatang.

Dalam film garapan sutradara M. Amrul Ummami ini, Dimas memerankan karakter Musa. Di mana, diceritakan sebagai sosok ayah sekaligus Danru (Komandan Regu) Pemadam Kebakaran yang begitu menyayangi keluarga.

Terlepas dari film terbarunya, berikut telah Olenka rangkum dari berbagai sumber, Selasa (4/8/2026), untuk mengenal lebih lanjut sosok dan perjalanan karier Dimas Aditya.

Baca Juga: Siapa Emir Mahira? Ini Dia Profil dan Jejak Karier Sang Aktor Muda

Profil Dimas Aditya

Dimas Aditya merupakan aktor kelahiran 7 September 1984. Ia adalah anak kedua dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Benny Alimin dan Inriani.

Perihal pendidikannya, Dimas telah menempuh studi di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia dan berhasil meraih gelar Diploma (D-3) di bidang Hubungan Masyarakat.

Sebagai aktor kenamaan Tanah Air, kehidupan pribadi Dimas juga tak pernah luput dari perhatian publik. Agustus 2016 silam, Dimas mempersunting aktris cantik Tika Bravani dan telah dikaruniai seorang putra bernama Kalam Mahandika Jusuf yang lahir pada 6 Februari 2020.

Melalui akun sosial media miliknya, Dimas dan Tika acap kali membagikan potret manisnya rumah tangga mereka bersama sang buah hati. 

Perjalanan Karier

Dimas Aditya mengawali kariernya di dunia akting sejak 2007 silam. Setelah mengikuti kursus bersama Didi Petet dan tim sekitar 3 bulan, ia pun mencoba peruntungan mengikuti casting hingga akhirnya mendapatkan peran pertamanya di film Kawin Kontrak yang tayang pada 2008.

Film tersebut sukses besar dengan meraih sekitar 1,3 juta penonton dan masuk jajaran box office Indonesia. Kesuksesan Kawin Kontrak turut mengangkat nama Dimas, sekaligus membuka jalan baginya untuk terus mengembangkan karier di dunia akting.

Setelah itu, Dimas tampil dalam sejumlah film, di antaranya D.O. (Drop Out), Mupeng (Muka Pengen), dan Kawin Kontrak Lagi pada 2008, disusul Hantu Jamu Gendong dan Get Married 2 (2009), serta Jejak Darah (2010).

Karier Dimas terus berkembang dengan membintangi berbagai judul film, seperti Sang Kiai (2013), Mari Lari (2014), Me vs Mami, Dear Love, dan The Professionals (2016), hingga Bid'ah Cinta dan Pengabdi Setan (2017).

Memasuki tahun-tahun berikutnya, Dimas semakin aktif di layar lebar lewat film Kuambil Lagi Hatiku, Zeta: When the Dead Awaken, dan Twivortiare (2019), Terima Kasih Emak Terima Kasih Abah serta Yuni (2021), Mumun (2022), Jagat Alam Gaib: Sinden Gaib dan Kuyang: Sekutu Iblis yang Selalu Mengintai (2024).

Baca Juga: Berkenalan dengan Fuad Idris dan Jejak Karier Sang Aktor Senior

Pada 2025, ia kembali membintangi sejumlah film, seperti Utusan Iblis, Almarhum, dan Keadilan (The Verdict). Sementara pada 2026, Dimas juga tampil dalam sejumlah judul seperti Juminten Edan, hingga Kado untuk Ibu..

Selain aktif di layar lebar, Dimas Aditya juga melebarkan kariernya ke dunia sinetron. Ia pernah membintangi sejumlah judul populer, seperti Koq Gitu Sih dan Angel's Diary, serta tampil dalam sitkom Saya Terima Nikahnya.

Tak hanya itu, Dimas juga sudah membintangi puluhan judul FTV dengan karakter yang beragam. Kiprahnya di dunia seni peran juga mendapat apresiasi melalui sejumlah nominasi penghargaan. 

Pada 2021, ia masuk nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) berkat perannya dalam film Yuni. Setahun kemudian, penampilannya di film yang sama kembali mengantarkannya masuk nominasi Aktor Pendukung Terpilih di ajang Piala Maya 2022.