Meski demikian, Ifatul mengingatkan agar seseorang tidak berlebihan mengonsumsi keduanya hanya karena ingin mendapatkan efek lebih kuat.

"Meminum kopi atau matcha secara berlebihan bukan berarti membuat tubuh menjadi semakin sehat atau semakin produktif," ujarnya.

Selain memilih jenis minuman, waktu mengonsumsi kopi juga menjadi hal yang perlu diperhatikan. Ifatul pun menyarankan agar kopi tidak langsung diminum sesaat setelah bangun tidur.

Ifatul mengungkapkan, tubuh secara alami mengalami peningkatan hormon kortisol pada pagi hari.

Kortisol merupakan hormon yang berperan dalam membantu tubuh menghadapi aktivitas dan meningkatkan kewaspadaan. Karena itu, ketika kadar kortisol masih tinggi setelah bangun tidur, konsumsi kafein secara langsung dinilai tidak selalu diperlukan.

“Kalau minum kopi minimal paling nggak dua jam setelah bangun tidur, karena kalau bangun tidur itu cortisol kita masih tinggi,” tutur Ifatul.

Ifatul pun menjelaskan bahwa kafein sendiri dapat memberikan stimulasi pada tubuh.

Ketika tubuh baru saja bangun dan kadar kortisol masih tinggi, tambahan stimulasi dari kafein berpotensi membuat tubuh terasa semakin terstimulasi.

“Nah, sedangkan si kafein itu dia kan memicu stres juga sebenarnya. Nah kalau misalnya kita bangun tidur, cortisol-nya masih tinggi, terus kita minum kopi, itu kita tambah stres,” tandasnya.

Baca Juga: Benarkah Rutin Konsumsi Matcha Bikin Kulit Makin Glowing?