Anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Unsur Mahasiswa yang menjadi kolaborator acara, Razaan Bayu Rachman, menilai masyarakat membutuhkan lebih banyak ruang seperti ini, ruang intelektual yang mempertemukan semangat yang sama dari berbagai kalangan. la berharap Konferensi Republik menginspirasi lahirnya forum-forum serupa yang membuka diskusi bagi seluruh elemen masyarakat sipil. Menurut Razaan, seluruh peserta forum memancarkan semangat yang sama untuk Indonesia yang lebih baik.
"Kita punya tujuan yang sama, dan kita butuh wacana perubahan yang lebih konkret lagi," ujarnya.
Forum juga menampung usulan 20 nama formatur yang akan menyusun kepengurusan. Selain Sudirman Said, Jaleswari Pramodhawardhani, dan Yanuar Nugroho, tujuh belas orang mengajukan diri dan diajukan sebagai formatur, di antaranya Dandhy Laksono, Agus Sari, Rene Suhardono, Untoro Hariadi, Maria Selastiningsih, Ahmad Mujahid, Joko Susilo, dan Chandra M. Hamzah dan sebagainya.
Sudirman Said menyebut para formatur akan segera menggelar rapat untuk membentuk kepengurusan. la menegaskan kepengurusan yang terbentuk bukan susunan final dan akan terus bertambah seiring waktu, baik untuk memperkaya platform maupun memperkuat organisasi.
Ke depan, penyelenggaraan Konferensi Republik direncanakan digilir ke sejumlah kota yang telah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah, dengan sejumlah tokoh yang akan turut membersamai. Bagi penyelenggara, momentum ini menegaskan bahwa ruang publik untuk membicarakan masalah publik tetap dibutuhkan, dan bahwa warga negara perlu kembali ditempatkan sebagai subjek dalam menentukan arah republik.