Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Agung Podomoro (UAP) menjalin kerja sama di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan kapasitas akademik. Kerja sama yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan Bersama ini membuka ruang penjajakan program fast track dan double degree, kolaborasi riset, program pengembangan kapasitas dosen, serta pertukaran tenaga pengajar. Kolaborasi ini mempertemukan kekuatan akademik dan riset UI dengan pendekatan pembelajaran berbasis kewirausahaan yang dikembangkan UAP.
Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., menyampaikan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi merupakan bagian dari tanggung jawab UI sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi nasional. Menurutnya, kemitraan seperti ini memberikan manfaat dua arah: bagi UI, kerja sama membuka akses pada ekosistem industri dan memperluas jejaring riset terapan; bagi UAP, kerja sama memperkuat mutu akademik dan kapasitas dosen. Kedua institusi sama-sama memperoleh ruang untuk mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
“UI memandang kemitraan ini sebagai investasi bersama pada mutu. Kami akan memastikan setiap program yang lahir dari kerja sama ini memenuhi standar akademik UI, sekaligus memberi nilai tambah timbal balik bagi kedua institusi,” ujar Prof. Heri, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Prof. Heri menjelaskan, program double degree antara universitas negeri dan universitas swasta lokal ini menjadi yang pertama di Indonesia. Kolaborasi tersebut menempatkan UAP dan UI sebagai pionir dalam menghadirkan model pendidikan yang menghubungkan perguruan tinggi swasta dan negeri melalui skema tersebut.
“Kami menjadi pionir karena belum pernah terjadi sebelumnya program double degree antar universitas lokal di Indonesia. Ide ini sudah kami sampaikan ke pemerintah sejak 2025,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, kedua universitas akan menyusun rancangan program pendidikan bersama. Salah satu skema yang tengah dikaji adalah jalur percepatan studi (fast track) berbasis pengakuan kredit, yang memungkinkan mahasiswa Program Sarjana Kewirausahaan Universitas Agung Podomoro melanjutkan studi ke Program Studi Magister Terapan Industri Kreatif, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, sehingga jenjang sarjana dan magister dapat ditempuh dalam waktu yang lebih singkat.
Kedua institusi juga menjajaki program double degree pada jenjang sarjana maupun magister melalui kurikulum yang terintegrasi. Seluruh skema tersebut masih memerlukan pemenuhan ketentuan akademik dan persetujuan organ internal di kedua institusi. Program direncanakan mulai diperkenalkan kepada masyarakat paling cepat pada tahun akademik 2027/2028, menyesuaikan hasil kajian akademik dan ketentuan yang berlaku.
Rektor Universitas Agung Podomoro, Bacelius Ruru, S.H., LL.M., mengatakan bahwa kemitraan dengan Universitas Indonesia merupakan bagian dari strategi jangka panjang UAP dalam memperkuat kualitas pendidikan yang mampu mencetak alumni dengan pemahaman keilmuan mendalam serta keahlian teknis yang sesuai dengan standar industri dan sektor usaha.
“Kami menyambut positif kerja sama dengan Universitas Indonesia ini. Kami yakin melalui program yang akan dijalankan bersama, mahasiswa UAP akan memperoleh lebih banyak manfaat dan kelak menjadi alumni yang unggul secara keilmuan dan matang secara teknis. Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah awal bagi kolaborasi yang lebih luas ke depan,” ujarnya.
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada mahasiswa. Kedua institusi juga akan memperkuat sinergi dalam pengembangan kapasitas dosen melalui kesempatan studi lanjut doktoral, penelitian bersama yang berorientasi pada publikasi internasional, program team teaching, kuliah tamu, serta pertukaran dosen. Seluruh kegiatan tersebut diselenggarakan berdasarkan perjanjian kerja sama serta ketentuan kepegawaian dan beban kerja dosen yang berlaku di masing-masing institusi.