PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (UIP JBB) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi antara Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Barat 3 (UPP JBB 3) dan Detasemen Polisi Militer Jaya/2 Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) Jaya 2/3 Cikarang di Kabupaten Bekasi (21/5).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat sinergi antara PLN dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna mendukung percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) bidang ketenagalistrikan yang tengah dilaksanakan di wilayah Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Setahun Zero Waste Warriors: PLN dan Warga Jaga Alam Sentul dari Jejak Sampah
Audiensi dipimpin oleh Manager UPP JBB 3, Kasirun, bersama Kepala Subdenpom (Kasubdenpom) Jaya 2/3 Cikarang, Kapten CPM Aripin. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan koordinasi dan dukungan pengamanan terhadap pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik di sistem Jawa-Bali.
Baca Juga: Polri Bantu Amankan PSN Ketenagalistrikan PLN di Bekasi
Adapun proyek yang menjadi fokus pembahasan meliputi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Muara Tawar – _Incomer_, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Bekasi – Muara Tawar, serta Rekonfigurasi 500 kV Muara Tawar. Proyek-proyek tersebut berperan strategis dalam memperkuat sistem transmisi, meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik, serta mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di kawasan industri dan permukiman yang terus berkembang.
Manager UPP JBB 3, Kasirun, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin dengan jajaran TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“PLN mengapresiasi dukungan dan sinergi yang telah terbangun dengan TNI selama pelaksanaan proyek berlangsung. Kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan aman, lancar, dan sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Kasirun dalam keterangannya.
Sementara itu, Kasubdenpom Jaya 2/3 Cikarang, Kapten CPM Aripin, S.H., menegaskan bahwa komunikasi yang baik dan pendekatan yang tepat kepada masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas pelaksanaan proyek di lapangan.
Menurutnya, setiap tantangan yang muncul perlu diselesaikan melalui komunikasi, koordinasi, dan musyawarah sehingga menghasilkan solusi yang mengedepankan kepentingan bersama. Ia juga menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan nasional sesuai tugas dan fungsi yang dimiliki.
Pada kesempatan terpisah, General Manager PT PLN (Persero) UIP JBB, Yasir, menegaskan bahwa pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk merupakan bagian penting dari upaya PLN dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional.
“PLN terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, mendukung pertumbuhan industri, serta mendorong pembangunan ekonomi nasional. Sinergi dengan TNI dan seluruh pemangku kepentingan menjadi elemen penting dalam memastikan setiap proyek strategis dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Yasir.
Melalui penguatan kolaborasi ini, PLN optimistis pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kabupaten Bekasi dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Jawa-Bali, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan energi nasional.