Dr. Karin Boonlertvanich, Executive Vice President KASIKORNBANK, menilai bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk mengatasi tantangan utama dalam sistem keuangan internasional yang masih menghadapi hambatan akibat infrastruktur yang terfragmentasi.
“Kolaborasi ini mengatasi kendala utama dalam sistem keuangan lintas negara saat ini, di mana pergerakan likuiditas masih terhambat oleh infrastruktur yang terfragmentasi. Dengan mengintegrasikan blockchain ke dalam sistem keuangan teregulasi, kami menciptakan arus dana yang lebih berkelanjutan, transparan, dan mudah dikembangkan antara jaringan global dan ekonomi lokal,” tutur Dr. Karin,dikutip Senin (1/6/2026).
Sementara itu, General Manager of Platform Tech dan Senior Vice President Ant International, Kelvin Li, menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kesiapan pelaku usaha menghadapi ekonomi global yang semakin terhubung.
“Di berbagai pasar berkembang, pemimpin industri seperti KBank tengah mendorong kesiapan masyarakat menghadapi ekonomi global yang semakin terhubung melalui adopsi teknologi AI dan blockchain yang aman dan lebih luas. Kami bangga dapat mendukung KBank melalui solusi fintech ini guna memberdayakan merchant di Thailand, khususnya pelaku usaha kecil, dengan solusi pembayaran yang lebih efisien agar dapat berkembang di pasar global,” kata Kelvin Li.
Melalui kerja sama ini, KBank dan Ant International menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sistem pembayaran lintas negara yang lebih terintegrasi, efisien, dan dapat berkembang seiring kebutuhan bisnis global.
Dengan dukungan teknologi AI dan blockchain, kedua perusahaan berharap dapat meningkatkan keandalan sistem keuangan internasional sekaligus memperkuat fondasi perdagangan lintas negara di masa depan.
Baca Juga: AFTECH dan Jalin Ajak Industri Waspadai Fraud AI di Ekosistem Pembayaran Digital