PT Prima Andalan Mandiri Tbk atau Mandiri Coal Group merupakan perusahaan batu bara dengan merek dagang terdaftar "Mandiri Coal". Perusahaan yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2021 ini (MCOL) mengeklaim bahwa batu bara yang mereka produksi ramah lingkungan karena kandungan abu dan sulfurnya yang rendah sehingga aman untuk digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik.

Perjalanan mereka bermula di tahun 1989 dengan pendirian PT Mandiri Intiperkasa yang bergerak di bidang pertambangan batu bara. Perusahaan tersebut mendapatkan konsesi di daerah Kalimantan Utara seluas 50.000 Ha pada 1994. Di tahun 2004, sesuai Surat Keputusan Menteri ESDM Nomor 241.K/40.00/DJG/2004, luas wilayah PT Mandiri Intiperkasa menjadi 9.240 Ha.

Baca Juga: Kerajaan Bisnis Alamtri Group

Seiring kebutuhan bisnis, didirikanlah PT Mandala Karya Prima di tahun 2005 yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan batu bara. Di tahun 2006, berdiri PT Maritim Prima Mandiri yang bergerak di bidang pelayaran. Kedua perusahaan ini memperkuat bisnis batu bara yang dijalankan PT Mandiri Intiperkasa.

Ketiganya resmi menjadi bagian PT Prima Andalan Mandiri Tbk (Mandiri Coal Group) di tahun 2011.

1. PT Mandiri Intiperkasa (MIP) atau Mandiri Coal

Berdiri sejak tahun 1989, PT Mandiri Intiperkasa (MIP) adalah pemegang konsesi batu bara melalui Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) sejak tahun 1994. MIP memiliki kapastias stockpile sebesar 1.300.000 MT serta mencatat produksi tertingginya sebesar 9.02 juta metric ton pada 2022 lalu.

2. PT Mandala Karya Prima (Mandiri Contractor)

Perusahaan yang berdiri tahun 2005 ini merupakan kontraktor pertambangan untuk Mandiri Coal sejak tahun 2007. PT Mandala Karya Prima bertugas untuk melakukan penambangan batu bara serta menjalankan operasional dan perawatan tambang.

3. PT Maritim Prima Mandiri (Mandiri Tranship)

PT Maritim Prima Mandiri menjalankan logistik angkutan batu bara bagi MIP. Di tahun 2017, perusahaan ini melakukan investasi kapal tanker dengan kapasitas 5.000 KL. Saat ini, PT Maritim Prima Mandiri memiliki 19 unit kapal tunda dan tongkang serta didukung 3 floating crane.