Menurut Eileen, fakta tersebut menjadi cerminan nyata tingkat persaingan yang harus dihadapi para pencari kerja di Indonesia.

Peluang untuk diterima tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademis, tetapi juga kesiapan individu untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan nilai tambah dibanding kandidat lainnya.

"Itu adalah persaingan Anda," tegasnya.

Eileen juga menyoroti bahwa kondisi dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar mengandalkan konsep work smart.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, lanjut dia, setiap individu perlu memiliki kesiapan, disiplin, serta kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi agar tetap relevan dengan kebutuhan industri.

"Tidak ada yang namanya work smart. Kalau sebelumnya, kita tidak harus," tutup Eileen.

Baca Juga: Ingin Karier Tetap Aman? Ini Strategi Bertahan di Tengah Ekonomi Tak Pasti