Metabolisme bukan hanya soal seberapa cepat tubuh membakar kalori. Proses ini berperan mengubah makanan menjadi energi yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh, mulai dari mencerna makanan, melancarkan sirkulasi darah, hingga menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Kinerjanya dipengaruhi oleh banyak hal, seperti usia, massa otot, tingkat aktivitas, serta pola makan. Itulah mengapa apa yang dikonsumsi saat memulai hari turut berperan dalam mendukung metabolisme.
"Bahkan saat tidur, tubuh tetap bekerja. Karena itu, saat memulai hari, penting untuk mengisi kembali cadangan nutrisi tubuh," ujar Amanda Sauceda, MS, RD seperti dikutip dari laman Eating Well.
Menurut para ahli gizi, salah satu pilihan minuman pagi yang baik untuk menunjang metabolisme adalah smoothie yang seimbang dan bergizi. Minuman ini idealnya mengandung kombinasi buah, protein, serat, serta lemak sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh sejak awal hari.
Baca Juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Minum Air Hangat Setiap Pagi?
Mengapa Smoothie Baik untuk Mendukung Metabolisme?
Tak semua smoothie memiliki kandungan gizi yang seimbang. Agar dapat membantu mendukung metabolisme, smoothie sebaiknya mengandung kombinasi protein, serat, dan lemak sehat, serta diperkaya buah dan sayuran yang kaya nutrisi.
Perpaduan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi tubuh sejak pagi, sehingga tubuh lebih siap menjalankan berbagai aktivitas sepanjang hari.
-
Mengandung Protein
Protein merupakan salah satu nutrisi penting dalam smoothie pagi karena memiliki efek termik paling tinggi dibandingkan karbohidrat dan lemak. Artinya, tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mencerna dan mengolah protein, sehingga dapat membantu mendukung pembakaran kalori. Selain itu, protein juga membuat perut kenyang lebih lama sehingga membantu mengurangi rasa lapar di antara waktu makan.
Menurut ahli gizi Amanda Sauceda, seperti dikutip dari laman Eating Well, asupan protein yang kurang dapat membuat tubuh mudah lelah, cepat lapar, dan kembali merasa lapar tidak lama setelah makan. Protein juga berperan menjaga massa otot, yang penting untuk mempertahankan laju metabolisme basal atau jumlah kalori yang dibakar tubuh saat beristirahat.
Hal ini didukung oleh tinjauan sistematis dalam Journal of Cachexia, Sarcopenia and Muscle (2022) yang menunjukkan bahwa asupan protein yang cukup membantu menjaga massa dan fungsi otot pada orang dewasa sehat.
Para ahli pun merekomendasikan konsumsi sekitar 25–35 gram protein setiap kali makan untuk mendukung metabolisme, yang bisa diperoleh dari kombinasi susu, yogurt Yunani, dan selai kacang.
Baca Juga: Pagi atau Sore, Kapan Waktu Terbaik Olahraga untuk Menjaga Kesehatan Jantung?
-
Kaya Akan Serat
Selain protein, smoothie yang baik juga sebaiknya kaya akan serat. Menurut ahli gizi, serat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat sehingga kadar gula darah tetap lebih stabil dan tubuh terhindar dari lonjakan maupun penurunan energi setelah makan.
Serat juga membuat kenyang lebih lama serta mendukung kesehatan mikrobioma usus, yang berkaitan dengan metabolisme yang lebih baik.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, kamu bisa menambahkan bahan-bahan tinggi serat seperti buah beri, biji chia, biji rami, alpukat, atau sayuran hijau ke dalam smoothie. Para ahli menyarankan konsumsi sekitar 8 gram serat setiap kali makan atau 25–30 gram per hari.
-
Membantu Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil
Smoothie yang mengombinasikan protein, serat, dan lemak sehat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Sebaliknya, smoothie yang hanya berisi buah atau sumber karbohidrat tanpa tambahan protein dan lemak sehat berpotensi memicu lonjakan gula darah yang diikuti penurunan drastis, sehingga tubuh lebih cepat lapar dan kehilangan energi.
-
Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Mengonsumsi smoothie di pagi hari dapat membantu memenuhi kebutuhan hidrasi. Tergantung pada bahan-bahan yang dimasukkan, beberapa smoothie mungkin mengandung elektrolit seperti kalium, natrium, dan magnesium yang membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan yang tepat.
Baca Juga: Jangan Takut Makan Ini Saat Sarapan, Justru Bisa Beri Energi Tahan Lama
“Tubuh membutuhkan air, dan ketika kamu tidak terhidrasi dengan baik, hal itu dapat memengaruhi metabolisme dan kamu kemungkinan akan merasakan dehidrasi yang ditandai dengan energi rendah, bibir kering, dan sakit kepala,” tukas Sauceda.
Meski bukan solusi instan, memilih smoothie dengan komposisi gizi yang seimbang dapat menjadi kebiasaan baik untuk mengawali hari. Dipadukan dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan tidur yang cukup, kebiasaan ini dapat membantu menjaga metabolisme tetap bekerja secara optimal.
Semoga bermanfaat!