Menyambut Hari Pelanggan Nasional yang diperingati setiap 4 September, pengalaman Monica Yunitasari (33) menjadi gambaran bagaimana kebutuhan akan asuransi kesehatan terus berkembang dan memiliki peran penting dalam kehidupan. Menjadi sehat bukan hanya tentang menjaga gaya hidup, tetapi juga memastikan dirinya memiliki perlindungan yang dapat diandalkan ketika risiko datang tanpa diduga.
Bagi Monica, menjaga kesehatan telah menjadi bagian dari kesehariannya. Ia rutin berolahraga di gym dan pilates, menjaga pola makan, serta membiasakan diri tidur sebelum pukul 22.00. Menurutnya, hidup sehat adalah investasi jangka panjang.
Namun, sebuah pengalaman pribadi mengubah cara pandangnya bahwa menjaga pola hidup sehat saja belum cukup apabila tanpa diiringi dengan memiliki perlindungan kesehatan. Tiga tahun lalu, merupakan titik awal di mana Monica akhirnya mulai terfikir untuk memiliki perlindungan berupa asuransi kesehatan.
Baca Juga: Hadirkan Komunikasi Berdampak, Prudential Indonesia Raih Indonesia Public Relations Awards 2026
Pada saat itu, Monica kehilangan beberapa teman di usia yang masih relatif muda meski sebagian dari mereka telah memiliki asuransi kesehatan. Namun, menurutnya perlindungan yang dimiliki oleh temannya belum sepenuhnya bisa memenuhi kebutuhannya apabila suatu hari nanti terjadi risiko saat menghadapi kondisi kritis.

"Jujur kaget banget ketika tahu beberapa teman meninggal di usia muda membuat saya sadar bahwa selain menjaga kesehatan, kita juga perlu memiliki perlindungan yang benar-benar komprehensif dan bisa diandalkan saat dibutuhkan," ujar Monica, dikutip pada Jumat (4/9/2026).
Akhirnya pengalaman tersebut mendorong Monica untuk memiliki perlindungan berupa asuransi kesehatan yang bisa menjadi jaring pengaman ketika risiko kesehatan hadir tanpa diduga. Monica juga mengungkapkan keputusannya tersebut menjadi semakin relevan saat ini di tengah meningkatnya biaya layanan kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya.
Menurut Mercer Marsh Benefits Health Report 2026 yang diterbitkan pada bulan November 2025, inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8% pada 2026, jauh di atas rata-rata negara-negara Asia yang berada di kisaran 11%–12%, bahkan 7 kali lebih tinggi daripada inflasi umum di Indonesia. Kenaikan ini dipengaruhi oleh meningkatnya harga obat-obatan, pemanfaatan teknologi medis, serta tingginya ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku obat dan alat kesehatan impor yang juga terdampak dari nilai tukar yang fluktuatif.
Sebagai contoh, di jaringan rumah sakit rekanan PRUPriority Hospitals misalnya, rata-rata biaya operasi usus buntu meningkat dari sekitar Rp55 juta pada 2023 menjadi Rp69 juta pada 2025, menggambarkan bagaimana biaya pengobatan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional 2026 Jadi Momentum CIMB Niaga Hadirkan Beragam Apresiasi untuk Nasabah
Memperingati Hari Pelanggan Nasional, Chief Health Officer Prudential Indonesia, Yosie William Iroth, mengatakan bahwa penting bagi perusahaan untuk terus memahami kebutuhan Nasabah dan menghadirkan perlindungan yang relevan dengan perjalanan hidup mereka. Menurutnya, pengalaman nasabah tidak hanya ditentukan ketika mereka membutuhkan layanan atau mengajukan klaim, tetapi juga dari bagaimana perusahaan hadir untuk membantu nasabah mempersiapkan diri sebelum risiko terjadi melalui upaya-upaya preventif yang kita lakukan bersama.
“Kenaikan biaya kesehatan yang terus melampaui inflasi umum menjadi pengingat bahwa kesehatan dan ketahanan finansial kini semakin tidak terpisahkan. Oleh karena itu, masyarakat membutuhkan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan, yang tidak hanya hadir ketika terjadi risiko, tetapi juga mendorong perilaku hidup sehat sehari-hari. Kami percaya bahwa masa depan perlindungan kesehatan bukan hanya tentang membayar klaim, tetapi membantu masyarakat hidup lebih sehat, lebih terlindungi, dan lebih siap menghadapi berbagai ketidakpastian di masa depan. Semangat ini sejalan dengan komitmen Prudential untuk mewujudkan janji, jadi nyata bagi setiap nasabah, melalui perlindungan yang relevan, layanan yang mudah diakses, serta dukungan yang membantu mereka menjaga kesehatan dan mencapai masa depan yang lebih baik," ujar Yosie.
Memilih Asuransi Kesehatan yang Lengkap dan Adil
Bagi Monica, memiliki perlindungan berupa asuransi kesehatan merupakan langkah yang tepat, meski tetap disiplin berolahraga, menjaga pola makan, dan beristirahat cukup, ia percaya bahwa kesehatan tetap menjadi investasi terbaik untuk masa depan.
Komitmennya yang selalu berusaha untuk tetap sehat selama menjalani rutinitas sehari-hari, membuat Monica tertarik pada salah satu produk asuransi kesehatan yaitu PRUWell Medical. Setelah mendapatkan penjelasan dari Mitra Bisnis Prudential Indonesia, ia memutuskan beralih dari produk asuransi kesehatan yang dimiliki sebelumnya ke PRUWell Medical karena melihat adanya pendekatan yang menurutnya lebih adil.
"Kalau di beberapa produk lain, kenaikan premi ditentukan secara merata termasuk orang yang sebenarnya sehat. Di PRUWell Medical, Nasabah yang menjaga kesehatannya dan memiliki riwayat klaim yang bersih selama tahun berjalan bisa mendapatkan apresiasi berupa potongan biaya premi. Menurut saya, pendekatan seperti ini terasa lebih adil," katanya.
PRUWell Medical memang dirancang untuk mendukung Nasabah Prudential Indonesia yang memiliki gaya hidup sehat, sekaligus membantu mereka dalam menghadapi fenomena kenaikan biaya kesehatan melalui perlindungan yang komprehensif, mulai dari manfaat pra-rawat inap, rawat inap, hingga pasca-rawat inap dan perawatan lanjutan sesuai ketentuan polis.
Nasabah juga memperoleh akses ke lebih dari 1.700 jaringan PRUPriority Hospitals di Indonesia, termasuk rumah sakit pemerintah, serta rumah sakit di luar negeri sesuai plan yang dipilih. Jaringan ini terus diperluas agar semakin banyak masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas.
Selain manfaat perlindungan, PRUWell Medical juga menerapkan konsep penyesuaian premi berdasarkan profil risiko dan kondisi kesehatan masing-masing Nasabah. Melalui PRUWell Rewards, Nasabah yang tetap sehat dan tidak melakukan klaim selama satu tahun polis berkesempatan memperoleh premium reward hingga 20%, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
"Bagi saya, reward bukan sekadar soal potongan premi, tetapi bentuk apresiasi bagi Nasabah yang berusaha menjaga kesehatannya," ujar Monica.
Komitmen Prudential Indonesia dalam memberikan pengalaman nasabah yang unggul tidak hanya tercermin melalui produk dan layanan perlindungan, tetapi juga melalui inovasi digital yang memudahkan setiap tahapan perjalanan nasabah. Melalui PRUServices, nasabah dapat mengelola polis, mengajukan klaim cashless, serta memantau status penjaminan secara cepat dan transparan dalam satu platform. Kehadiran layanan digital ini memungkinkan nasabah mendapatkan akses perlindungan yang lebih sederhana, praktis, dan memberikan rasa tenang saat mereka paling membutuhkannya.
Sementara itu, melalui PRUPoints, Prudential Indonesia mengapresiasi komitmen nasabah dalam menerapkan gaya hidup sehat melalui berbagai manfaat tambahan yang dapat dinikmati. Inisiatif ini sejalan dengan pendekatan perlindungan kesehatan yang lebih holistik, di mana nasabah tidak hanya mendapatkan perlindungan ketika membutuhkan perawatan medis, tetapi juga didorong untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kesehatannya.
Pada akhirnya, kesehatan bukan hanya tentang mengobati ketika sakit, tetapi tentang mempersiapkan diri agar tetap dapat menjalani hidup dengan tenang. Dengan menjaga kesehatan dan memiliki perlindungan yang sesuai, setiap langkah ke depan menjadi lebih pasti. Karena di saat biaya kesehatan terus naik, pertanyaan sebenarnya bukan lagi "Perlukah saya memiliki perlindungan?", melainkan "Mampukah saya menghadapi risiko tanpa perlindungan?".