Perjalanan Karier
Dalam industri mudik, Ardhito Pramono mulai dikenal luas sejak 2013 setelah sukses menyanyikan lagu AJ Rafael, “She Was Mine”.
Sejak masih menempuh pendidikan di JMC Academy, ia mulai menciptakan beberapa lagu. Namun, setelah menyelesaikan studinya, alih-alih langsung terjun ke dunia musik, Ardhito justru bekerja di perusahaan milik sang ayah.
Pada 2016, ia pun merilis singel debut berjudul “The Sun” yang kemudian masuk ke dalam album mini pertamanya, Ardhito Pramono, pada 2017. Namanya pun semakin dikenal setelah bergabung dengan label besar Sony Music Entertainment Indonesia pada awal 2018.
Tak hanya sukses sebagai musisi, Ardhito juga melebarkan sayap ke dunia seni peran. Ia memulai debut akting lewat film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini pada 2020 dengan memerankan karakter Kale.
Perannya tersebut bahkan berlanjut dalam film Story of Kale: When Someone's in Love dan Story of Dinda: Second Chance of Happiness.
Sejak saat itu, Ardhito semakin aktif membintangi berbagai judul film, mulai dari Dear Nathan: Thank You Salma, 13 Bom di Jakarta, A Business Proposal, hingga Gudang Merica. Selain film layar lebar, ia juga pernah terlibat dalam film pendek Hampir Jadi sebagai aktor, sutradara, sekaligus editor, serta membintangi serial web Cerita tentang Menyudahi.
Baca Juga: Rekam Jejak Bisnis Reza Arap: dari Musik hingga Industri Hiburan dan E-Sports
Karier di Dunia Musik
Di dunia musik, Ardhito Pramono dikenal lewat warna musik jazz-pop yang khas dan easy listening. Sejak debutnya pada 2016 lewat lagu “The Sun”, Ardhito telah merilis sejumlah album mini seperti Ardhito Pramono, Playlist Vol. 2, hingga A Letter to My 17 Year Old. Ia juga merilis album studio bertajuk Wijayakusuma dan Roadtrip.
Beberapa lagu Ardhito yang cukup populer di antaranya “Bitterlove”, “Cigarettes of Ours”, “Fine Today”, hingga “Sudah” yang menjadi soundtrack film. Tak hanya bersolo karier, ia juga beberapa kali berkolaborasi dengan musisi lain seperti Raisa, Isyana Sarasvati, hingga Diskoria.