KAI Properti mulai melaksanakan Beautifikasi Bangunan Heritage Stasiun Rangkasbitung sebagai bagian dari pengembangan aset perkeretaapian yang mengintegrasikan nilai sejarah, fungsi bangunan, serta kebutuhan mobilitas masyarakat. Saat ini, Stasiun Rangkasbitung melayani perjalanan Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang dan KA Lokal Merak yang menghubungkan berbagai wilayah dalam jaringan transportasi berbasis rel.

Sepanjang Januari–Juli 2026, Stasiun Rangkasbitung mencatat 8.307.042 pergerakan penumpang melalui layanan Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang dan KA Lokal Merak. Tingginya aktivitas perjalanan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penataan fasilitas Stasiun Rangkasbitung agar tetap mampu mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mempertahankan nilai historis bangunan.

Baca Juga: KAI Properti Lakukan Pengembangan Fasilitas Perkeretaapian di Stasiun Bogor

“Pengembangan aset perkeretaapian memiliki tantangan untuk menjaga karakter sejarah sekaligus meningkatkan fungsi bangunan. Melalui beautifikasi Stasiun Rangkasbitung, KAI Properti menghadirkan pendekatan penataan yang menjaga identitas heritage dan mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat," ujar Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2026).

Pekerjaan Beautifikasi Bangunan Heritage Stasiun Rangkasbitung dimulai sejak Mei 2026 dengan melakukan penataan berbagai elemen bangunan, mulai dari struktur hingga arsitektur. Lingkup pekerjaan mencakup penataan elemen arsitektur bangunan heritage, meliputi perbaikan dinding, plafon, lantai, kusen, pintu, jendela, serta elemen atap dengan tetap mempertahankan karakter bangunan.

Selain penataan elemen heritage, KAI Properti juga melakukan peningkatan fasilitas pendukung pada bangunan heritage Stasiun Rangkasbitung melalui pekerjaan instalasi elektrikal, plumbing dan sanitair, penataan pagar heritage, perbaikan saluran, pemasangan bio septic tank, serta penataan lanskap kawasan stasiun. “Penataan Stasiun Rangkasbitung dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara nilai sejarah dan fungsi pelayanan. Dengan fasilitas yang semakin tertata, stasiun ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan,” tambah Bramantya.

Selain penataan bangunan heritage, KAI Properti juga melakukan pengembangan fasilitas pendukung berupa bangunan baru dua lantai untuk menyesuaikan kebutuhan ruang di area stasiun. Pekerjaan tersebut mencakup struktur bangunan, arsitektur, serta instalasi pendukung sesuai kebutuhan ruang.

Melalui Beautifikasi Bangunan Heritage Stasiun Rangkasbitung, KAI Properti terus berperan dalam pengembangan aset perkeretaapian yang memiliki nilai sejarah sekaligus mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat. Penataan ini diharapkan dapat menghadirkan kawasan stasiun yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki identitas yang kuat.

“Kami ingin Stasiun Rangkasbitung tetap menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dengan identitas sejarah yang kuat. Melalui penataan ini, aset heritage dapat terus memberikan nilai, fungsi, dan manfaat bagi masyarakat di masa kini maupun masa mendatang,” tutup Bramantya.