PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, pengelolaan properti, dan perawatan infrastruktur perkeretaapian yakni KAI Properti merambah ke bisnis padel.

KAI Properti mengembangkan aset yang berlokasi di Jakarta Pusat menjadi fasilitas olahraga Railley Padel Jakarta Juanda. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan aset melalui fungsi yang disesuaikan dengan karakter kawasan dan potensi pasar di sekitar.

Berada di kawasan dengan aktivitas perkantoran dan mobilitas masyarakat yang tinggi, aset tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi ruang komersial yang mendukung aktivitas masyarakat. Potensi tersebut dikembangkan KAI Properti melalui fasilitas olahraga dengan empat lapangan padel yang menyasar pekerja perkantoran serta komunitas di Jakarta dan sekitarnya.

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan bahwa pemanfaatan aset dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi, karakter kawasan, hingga perkembangan kebutuhan pasar.

"Pengembangan aset perlu melihat aktivitas yang tumbuh di sekitarnya. Di Juanda, kami melihat kawasan dengan aktivitas perkantoran yang tinggi dan perkembangan komunitas olahraga yang cukup kuat. Potensi tersebut kemudian kami terjemahkan menjadi fungsi komersial yang relevan sekaligus dapat meningkatkan produktivitas aset yang kami kelola," ujar Bramantya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga: KAI Properti Lakukan Penataan Area UMKM dan Parkir di Stasiun Lempuyangan

Pembangunan Railley Padel Jakarta Juanda berlangsung sejak 18 Januari hingga 30 Agustus 2026. Dalam area seluas kurang lebih 2.500 meter persegi ini, tersedia empat lapangan padel yang dilengkapi VIP Room, musala, locker, toilet dan area mandi, front desk, layanan penyewaan raket, serta area parkir mobil dan sepeda motor.

Fasilitas ini beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Rentang waktu operasional tersebut memungkinkan fasilitas digunakan sebelum maupun setelah jam kerja, sekaligus mengakomodasi aktivitas individu dan komunitas.

"Bagi KAI Properti, aset memiliki peluang untuk terus dikembangkan mengikuti dinamika kawasan dan kebutuhan pasar. Karena itu, kami ingin setiap pengembangan memiliki fungsi yang jelas, memiliki pengguna yang relevan, dan mampu menciptakan aktivitas ekonomi dari aset yang sebelumnya dapat dioptimalkan lebih lanjut," lanjut Bramantya.

Railley Padel Jakarta Juanda resmi dibuka pada 6 Oktober 2026 lalu. Pengembangan tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan aset KAI Properti dengan menghadirkan fungsi komersial yang disesuaikan dengan potensi lokasi dan karakter pasar di kawasan Juanda.

Pengembangan aset di Juanda ini juga menjadi bagian dari langkah KAI Properti dalam meningkatkan nilai aset melalui pemanfaatan yang produktif. Pendekatan serupa terus dilakukan terhadap aset-aset potensial lainnya dengan mempertimbangkan karakter lokasi, kebutuhan masyarakat, serta peluang bisnis yang dapat dikembangkan.

"Ke depan, kami akan terus melihat potensi setiap aset secara lebih spesifik. Juanda menjadi salah satu contoh bagaimana lokasi, pasar, dan kebutuhan masyarakat dapat dipertemukan dalam satu pengembangan sehingga aset memiliki aktivitas dan nilai ekonomi yang semakin baik," tutup Bramantya.