Sebagai salah satu kota tujuan perjalanan masyarakat, Yogyakarta memiliki aktivitas mobilitas yang terus berkembang. Keberadaan transportasi publik, termasuk kereta api, menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan masyarakat menuju berbagai aktivitas, baik perjalanan harian maupun kunjungan wisata.

Salah satu pintu perjalanan kereta api di Yogyakarta adalah Stasiun Lempuyangan yang melayani aktivitas pelanggan dengan jumlah yang terus meningkat. Pada periode Januari–Agustus 2026, jumlah pelanggan naik di Stasiun Lempuyangan tercatat sebanyak 1.042.202 pelanggan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 1.012.737 pelanggan.

Sementara itu, jumlah pelanggan turun pada periode Januari-Agustus 2026 mencapai 1.036.895 pelanggan, meningkat sebanyak 1.002.666 pelanggan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Seiring dengan meningkatnya aktivitas perjalanan tersebut, peningkatan fasilitas pelayanan penumpang menjadi bagian penting dalam mendukung kenyamanan dan kelancaran mobilitas pelanggan.

Kondisi area eksisting di sekitar Stasiun Lempuyangan yang juga dimanfaatkan untuk aktivitas parkir dan penitipan kendaraan roda dua menyebabkan potensi kepadatan kendaraan, terutama saat pelanggan melakukan aktivitas naik maupun turun dari kereta api. Selain itu, kapasitas area parkir yang tersedia saat ini belum sepenuhnya mengakomodasi volume kendaraan, khususnya pada periode akhir pekan dan libur panjang.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, KAI Properti melaksanakan pekerjaan peningkatan fasilitas pelayanan penumpang melalui penataan area zona 3 (area UMKM dan parkir) di Stasiun Lempuyangan, Area 6 Yogyakarta. Pekerjaan ini merupakan salah satu program strategis dalam meningkatkan pelayanan penumpang sekaligus mendukung penataan kawasan sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Yogyakarta Tahun 2026.

Melalui pekerjaan tersebut, KAI Properti melakukan penataan kawasan pendukung pelayanan penumpang yang mencakup penyediaan area parkir, pemindahan jalur utama menuju akses jalan baru, serta penataan area sekitar stasiun agar lebih tertib dan mendukung kelancaran pergerakan pelanggan.

Selain itu, pekerjaan mencakup peningkatan infrastruktur pendukung seperti pekerjaan perkerasan jalan, drainase, penerangan jalan umum (PJU), trotoar, pagar ornamen, hingga elemen penataan lingkungan berupa planter box.

Baca Juga: KAI Properti: Progres Pembangunan Gardu Sekitar 98,95 Persen

Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, menyampaikan bahwa penataan Zona 3 Stasiun Lempuyangan menjadi bagian dari komitmen KAI Properti dalam menghadirkan fasilitas pendukung perjalanan yang lebih baik.

"Pengembangan fasilitas stasiun tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi bagaimana kawasan tersebut dapat mendukung aktivitas pelanggan secara lebih nyaman dan tertata. Melalui penataan Zona 3 Stasiun Lempuyangan, KAI Properti berupaya menghadirkan akses dan fasilitas pendukung yang dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang," ujar Bramantya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Saat ini pekerjaan Penataan Area Zona 3 Stasiun Lempuyangan terus berjalan sesuai tahapan pelaksanaan. Hingga periode minggu ke-10, pekerjaan telah memasuki tahap perkerasan jalan dengan sejumlah pekerjaan pendukung seperti drainase, penerangan, dan trotoar yang dilakukan secara paralel.

Ke depan penataan kawasan ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa peningkatan kelancaran akses kendaraan dan pelanggan, pengaturan sirkulasi yang lebih baik, serta menghadirkan lingkungan stasiun yang semakin nyaman dan tertata bagi masyarakat pengguna layanan kereta api.

"KAI Properti terus mengambil peran dalam mendukung pengembangan ekosistem perkeretaapian melalui pengelolaan aset dan pembangunan fasilitas pendukung yang memberikan nilai tambah. Setiap pekerjaan yang dilakukan diarahkan untuk menciptakan infrastruktur yang fungsional sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan perjalanan kereta api," tambah Bramantya.

Melalui pekerjaan Penataan Zona 3 Stasiun Lempuyangan, KAI Properti terus berkontribusi dalam mendukung transformasi fasilitas pendukung perkeretaapian dengan menghadirkan kawasan stasiun yang lebih tertata, fungsional, dan mendukung pengalaman perjalanan pelanggan.