Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) turut memberikan respons terkait aksi putra bungsunya, Kaesang Pangarep yang akan maju sebagai calon anggota DPR daerah pemilihan (Dapil) V Jawa Tengah pada Pemilu 2029.
Ia menyebut jalan putranya tersebut tidak akan mudah. Sebab, di dapil V Jawa Tengah mempunyai tingkat persaingan yang ketat. Namun, ia mengaku jika putranya harus siap menghadapi risiko dan segera memperkuat penguasaan di lapangan.
Baca Juga: 'Kaesang Bakal Kesulitan Bertarung di Dapil Neraka'
Diketahui, dapil Jawa Tengah V disebut "dapil neraka" karena wilayah ini merupakan basis utama atau kandang banteng PDIP.
Baca Juga: Ahok Bongkar Siasat Jokowi di Pilkada DKI 2012: Saya Cuma 'Kartu Mati' untuk Singkirkan Sandiaga
"Ya kita tahu dapil 5 Jawa Tengah itu adalah dapil yang sangat berat. Namun, sudah diputuskan masuk, ya hadapi risiko dan segera kuasai lapangan," katanya kepada wartawan, dikutip Rabu (12/8/2026).
Lebih lanjut, dirinya meyakini jika putranya telah menghitung konsekuensi sebelum memutuskan maju dari dapil V Jawa Tengah.
"Ya itu sudah menjadi keputusan Mas Kaesang, saya kira itu sudah dihitung. Sudah dikalkulasi apa risiko-risikonya. Kan PSI punya tim yang berkaitan dengan hitung-hitungan politik," ujarnya.
Terkait itu, dirinya membantah telah memberikan arahan khusus kepada Kaesang. Dirinya pun mengaku tidak ikut campur dalam pilihan politik anak-anaknya.
"Ah, tidak ada, tidak ada, tidak pernah ada saya. Anggapannya sudah memutuskan pasti sudah dihitung dengan kalkulasi-kalkulasi yang matang. Termasuk tadi di dapil V Jawa Tengah," katanya.
"Orang tua itu hanya merestui dan mendoakan," tukasnya.
Sebelumnya, Kaesang mengumumkan akan maju sebagai calon anggota DPR dari dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029 saat menghadiri rakorda DPD PSI Kota Solo, Sabtu (25/7) lalu.