Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ikut merespons wacana kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 5 persen dalam Pemilu 2029 menadatang.

Menurutnya, penetapan batasan tersebut merupakan kewenangan DPR RI dan pemerintah. Baginya, berapapun angka yang diputuskan, dapat dipastikan menjadi keputusan terbaik bagi bangsa.

"Serahkan sajalah ke DPR, ke fraksi-fraksi yang ada di DPR, kepada pemerintah, nanti kan yang memutuskan beliau-beliau. Saya kira berapa pun baik, yang terbaik untuk negara ini. Mau 5 persen, oke, mau 6 persen, oke, mau 7 persen, oke, mau 8 persen, oke," ujarnya kepada wartawan, seperti dikutip Jumat (25/9/2026).

Baca Juga: Full Diendorese Jokowi, PSI Tak Gentar Ambang Batas Parlemen 5 Persen!

Baca Juga: Prabowo Tak Pandang Bulu Berantas Korupsi: Buktinya Dadan!

Lebih lanjut, ia mengaku optimistis PSI berpeluang lolos ke Senayan asalkan seluruh jajaran bekerja keras.

Baca Juga: Singgung Orang Besar di Belakang Denny Indrayana, Orangnya Jokowi Teriak Lantang Sebut Prabowo Ikut Diseret Kalau Gibran Dilengserkan

"Ya kalau PSI ini kan masih nonparlemen. Jadi yang paling penting ya semuanya bekerja keras. Ambang batasnya berapa kan belum diputuskan, tetapi tetap optimistis," tegasnya.