Tren produk hair care atau perawatan rambut yang viral di media sosial membuat banyak orang tergoda mencoba berbagai produk tanpa mengetahui apakah kandungannya sesuai dengan kondisi rambut mereka. Padahal, setiap orang memiliki karakteristik rambut dan kulit kepala yang berbeda sehingga membutuhkan perawatan yang lebih personal.
Business Development Manager Schwarzkopf di Henkel, Matthew Lim, mengatakan masih banyak konsumen menentukan pilihan produk perawatan rambut berdasarkan tren yang sedang populer atau rekomendasi dari orang lain, bukan berdasarkan kebutuhan rambut masing-masing.
"Setiap individu memiliki kondisi rambut dan kulit kepala yang unik. Melalui Schwarzkopf Extra Care, kami ingin mendorong pendekatan perawatan rambut yang lebih personal, membantu konsumen menemukan solusi yang paling sesuai dengan masalah rambut spesifik mereka," ujarnya kepada Olenka, Jumat (26/06/2026).
Baca Juga: Bye-bye Lepek! Ellips Luncurkan Hair Vitamin Ultra Light untuk Rambut Helai Tipis
Menurut Matthew, masalah rambut seperti kerontokan, kulit kepala berminyak, hingga rambut kering dan rusak memiliki penyebab serta karakteristik yang berbeda. Karena itu, penanganannya pun tidak bisa disamaratakan.
Baca Juga: Waspada Ya! Dokter Ungkap Batas Normal Rambut Rontok per Hari
Menjawab kebutuhan tersebut, Schwarzkopf meluncurkan rangkaian Schwarzkopf Extra Care di Indonesia. Lini produk ini dirancang untuk membantu mengatasi berbagai masalah rambut dan kulit kepala melalui pendekatan perawatan yang lebih personal.

Schwarzkopf Extra Care hadir dalam beberapa varian, antara lain Anti Hair Loss untuk membantu mengatasi kerontokan rambut, Ginger Essence bagi pemilik kulit kepala berminyak, serta Moist Recovery yang diformulasikan untuk rambut kering dan sulit diatur.
Seluruh varian dikembangkan berdasarkan riset dan teknologi global Schwarzkopf guna menjawab kebutuhan perawatan rambut yang lebih spesifik.
Selain memperkenalkan produk, Schwarzkopf juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif selama peluncuran, mulai dari pemeriksaan kondisi rambut dan kulit kepala, eksplorasi kandungan produk, hingga sesi konsultasi personal. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan ingin membantu konsumen memahami kondisi rambut mereka sebelum menentukan produk perawatan yang tepat.
Baca Juga: Rambut Rontok Bikin Khawatir? Dove Ajak Masyarakat Rayakan Proses Pertumbuhan Rambut
Matthew berharap masyarakat mulai membangun rutinitas perawatan rambut yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing, alih-alih hanya mengikuti tren yang sedang berkembang.
"Kami ingin membantu konsumen menemukan solusi yang paling sesuai dengan kondisi rambut mereka sehingga perawatan yang dilakukan dapat memberikan hasil yang lebih optimal," tutupnya.