Apel merupakan salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Mulai dari varian merah yang manis seperti Fuji dan Gala, hingga jenis hijau yang asam segar seperti Granny Smith, buah ini sangat serbaguna untuk dinikmati langsung maupun dijadikan campuran salad dan smoothies.

Melansir dari laman Healthline, apel termasuk buah yang padat nutrisi dan kaya akan polifenol, yaitu kelompok antioksidan penting yang memiliki banyak manfaat. Satu tips penting dari para ahli, yaitu jangan mengupas kulitnya, karena setengah kandungan serat dan mayoritas polifenol apel justru tersimpan di sana.

Yuk, intip beragam manfaat luar biasa buah apel untuk kesehatanmu. Simak baik-baik, ya!

1. Padat Nutrisi dan Kaya Antioksidan

Apel dikategorikan sebagai buah yang padat nutrisi (nutrient-dense), artinya memberikan banyak zat gizi penting dalam setiap porsinya. Selain serat dan vitamin, kandungan utama yang membuat apel begitu istimewa adalah polifenol. Senyawa tanaman ini bertindak sebagai antioksidan kuat untuk melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

2. Membantu Menjaga Berat Badan Ideal

Apel kaya akan kandungan air dan serat yang tinggi, sehingga sangat efektif untuk memberikan efek kenyang. Riset menunjukkan bahwa mengonsumsi buah apel utuh secara signifikan memperlambat proses pengosongan lambung dibandingkan jika kamu hanya meminum jusnya. Beberapa studi ilmiah juga mencatat bahwa rutin mengonsumsi apel dapat membantu menurunkan Indeks Massa Tubuh (IMT) serta memberikan efek anti-obesitas.

3. Baik untuk Kesehatan Jantung

Rutin mengonsumsi sekitar 100 hingga 150 gram buah apel utuh setiap hari telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Hal ini didukung oleh adanya serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Selain itu, kandungan flavonoid pada apel juga terbukti dapat menurunkan tekanan darah serta mengurangi risiko terkena serangan stroke.

Baca Juga: Ini 4 Jenis Buah Beri Paling Sehat yang Kaya Antioksidan

4. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Tinjauan ilmiah menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi buah apel secara konsisten berkorelasi dengan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2. Efek perlindungan ini didorong oleh tingginya zat polifenol jenis kuersetin (quercetin) yang terkandung di dalamnya, yang berperan penting dalam menjaga regulasi gula darah tubuh.

5. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan 

Apel mengandung senyawa pektin, yaitu jenis serat yang berfungsi sebagai prebiotik bagi mikrobioma ususmu. Karena serat ini tidak dapat dicerna oleh lambung, pektin akan mencapai usus besar dalam kondisi utuh untuk mendorong pertumbuhan bakteri baik (memperbaiki rasio Bacteroidetes terhadap Firmicutes). Usus yang sehat adalah kunci utama untuk membentengi tubuh dari penyakit kronis.

6. Membantu Mencegah Kanker

Senyawa polifenol di dalam apel juga diteliti memiliki kemampuan untuk membantu mencegah sel-sel kanker berkembang biak. Tinjauan laboratorium (studi in vivo dan in vitro) mendukung efek apel dalam pencegahan kanker, meskipun uji klinis lanjutan pada manusia masih terus dikembangkan untuk melihat tingkat efektivitasnya secara menyeluruh.

7. Membantu Melawan Asma

Kulit apel sangat kaya akan antioksidan kuersetin yang memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan). Zat ini secara teoretis dapat membantu meregulasi sistem kekebalan tubuh dan meredakan respons peradangan pada fase lanjut dari asma bronkial atau gangguan saluran pernapasan.

8. Melindungi Fungsi Otak

Efek perlindungan dari antioksidan kuersetin pada apel tidak hanya bekerja pada paru-paru, tetapi juga pada sistem saraf pusat. Senyawa ini mampu melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat stres oksidatif. Tinjauan terhadap 14 studi pada hewan bahkan menunjukkan bahwa kuersetin memiliki sifat preventif untuk menjaga otak dari risiko penyakit Alzheimer.

9. Meningkatkan Kesehatan Mental

Mengonsumsi lebih banyak buah dan sayur seperti apel secara rutin berdampak positif pada kesehatan psikologis. Berdasarkan riset, manfaat ini akan bekerja optimal jika kamu memenuhi anjuran konsumsi minimal 5 porsi buah dan sayur setiap hari. Studi di Inggris juga menemukan bahwa remaja yang kekurangan asupan buah cenderung memiliki kesehatan mental yang lebih rentan.

10. Meredakan Gangguan Pencernaan dan GERD

Rutin mengonsumsi apel diketahui dapat mengurangi risiko terkena penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Selain itu, seratnya yang melimpah juga sangat membantu melancarkan sistem pencernaan tubuh dan menjadi solusi alami untuk mengatasi masalah sembelit atau susah buang air besar.