Perjalanan Karier

Setelah menekuni dunia teater selama belasan tahun, Eduwart akhirnya mendapat kesempatan untuk terjun ke layar lebar melalui film Di Balik 98 (2015) garapan Lukman Sardi. 

Dalam film tersebut, ia memerankan tokoh politikus Indonesia, Amien Rais. Film ini menjadi salah satu langkah awal Eduwart dalam membangun karier di industri perfilman.

Setahun kemudian, Eduwart kembali terlibat dalam film Bangkit! (2016). Namanya mulai mendapat perhatian lebih luas setelah memerankan Martin Siregar dalam film Istirahatlah Kata-Kata (2017). Pada tahun yang sama, ia juga tampil dalam film Night Bus dan Chrisye.

Baca Juga: Main di Film Laut Bercerita, Yuk Kenalan dengan Yoga Pratama!

Sejak itu, Eduwart semakin sering menghiasi layar lebar dengan beragam peran. Ia terlibat dalam sejumlah film populer, seperti Gundala (2019), Mudik (2020), Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021), Qodrat (2022), hingga Vina: Sebelum 7 Hari (2024).

Pada 2025, Eduwart kembali membintangi beberapa film dari berbagai genre, di antaranya Penjagal Iblis: Dosa Turunan, Jalan Pulang, Believe: Takdir, Mimpi, Keberanian, Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah, dan Jembatan Shiratal Mustaqim.

Tak hanya di layar lebar, Eduwart juga mengembangkan kariernya melalui sejumlah film pendek dan serial web. 

Beberapa di antaranya adalah Riuh (2020), Brata (2018 dan 2020), Virgin the Series (2022), Open BO (2023), serta Joko Anwar's Nightmares and Daydreams dan Second Account (2024). Ia juga pernah tampil dalam FTV Anakku Korban Keserakahan Ibu Angkatnya (2015).