5. Norwegia
Norwegia memadukan keindahan alam dengan sistem kesejahteraan sosial yang kuat. Kekayaan negara dikelola secara bijak untuk kepentingan seluruh warga, sehingga kesenjangan sosial tetap rendah.
Nilai keadilan, kepercayaan, dan kualitas hidup menjadikan kebahagiaan terasa inklusif dan berkelanjutan.
6. Belanda
Belanda menunjukkan bahwa kebahagiaan bisa dibangun dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Infrastruktur ramah sepeda dan ruang publik yang nyaman mendorong interaksi sosial dan gaya hidup aktif.
Budaya yang terbuka, kebebasan berekspresi, serta keseimbangan kerja-hidup membuat masyarakatnya hidup lebih santai dan bahagia—bahkan anak-anaknya termasuk yang paling bahagia di dunia.
7. Kosta Rika
Kosta Rika menghadirkan perspektif berbeda tentang kebahagiaan melalui filosofi pura vida, yang berarti hidup sederhana dan penuh syukur.
Tanpa militer, negara ini mengalokasikan sumber daya untuk kesehatan dan pendidikan. Kehidupan yang dekat dengan alam serta hubungan sosial yang kuat menjadi fondasi utama kebahagiaan masyarakatnya.
8. Luksemburg
Meski berukuran kecil, Luksemburg menawarkan kualitas hidup yang sangat tinggi. Pendapatan yang besar, keamanan, dan layanan publik yang efisien menciptakan kenyamanan hidup yang luar biasa.
Dengan masyarakat yang multikultural, negara ini menjadi contoh bagaimana stabilitas dan kemakmuran dapat berjalan beriringan.
9. Swiss
Swiss melengkapi daftar dengan kombinasi ketertiban, keindahan alam, dan efisiensi. Pegunungan Alpen, kota yang bersih, serta stabilitas politik menciptakan lingkungan hidup yang ideal.
Lebih dari sekadar kekayaan, Swiss menekankan kualitas hidup, mulai dari lingkungan, keseimbangan kerja, hingga kesehatan yang membuat masyarakatnya merasa puas.
Baca Juga: Daftar Negara Terkaya di Dunia 2026 Berdasarkan PDB: AS dan China Masih Mendominasi