3. Minyak Camellia (Tsubaki): Pelembap yang Meniru Sebum Alami

Banyak orang ragu menggunakan minyak di wajah karena takut menyumbat pori. Namun, minyak camellia yang diekstrak dari biji bunga Camellia japonica justru dikenal sebagai salah satu minyak paling ramah bagi kulit.

Rahasia utamanya terletak pada sifat biomimetik, seperti komposisi asam oleat (omega-9), asam linoleat, dan skualen di dalamnya sangat mirip dengan sebum alami manusia.

Artinya, kulit mengenalinya dan menyerapnya dengan cepat tanpa meninggalkan rasa berat atau lengket.

Minyak ini non-komedogenik serta diketahui membantu memperkuat lapisan lipid kulit dan mendukung produksi kolagen. Tak heran, tsubaki telah lama menjadi rahasia kecantikan tradisional perempuan Jepang.

4. Yuzu: Vitamin C yang Mencerahkan Sekaligus Melembapkan

Serum vitamin C sering kali efektif, tetapi tidak sedikit yang memicu rasa perih atau kulit terasa kering. Yuzu, buah sitrus khas Jepang, menawarkan alternatif yang lebih lembut namun tetap bertenaga.

Kandungan vitamin C dalam yuzu bahkan lebih tinggi dibandingkan lemon biasa. Ia membantu menghambat produksi melanin, sehingga efektif memudarkan hiperpigmentasi, bekas jerawat, dan noda akibat sinar matahari.

Selain itu, yuzu merangsang produksi kolagen untuk menjaga kekenyalan kulit.

Yang membedakannya dari sitrus lain adalah kandungan minyak esensialnya yang berfungsi sebagai humektan alami, menarik dan mempertahankan kelembapan. Hasilnya, kulit tampak cerah tanpa terasa kering atau tertarik.

5. Ekstrak Sakura: Penjaga Elastisitas dan Anti-Glikasi

Bunga sakura bukan sekadar simbol musim semi di Jepang. Dalam dunia skincare, ekstraknya dikenal sebagai bahan anti-aging yang fungsional.

Salah satu keunggulannya adalah kemampuannya melawan proses glikasi, yakni kondisi ketika gula berlebih mengikat kolagen dan elastin sehingga membuat kulit kaku dan kehilangan elastisitas.

Ekstrak sakura membantu menghambat proses tersebut, menjaga kulit tetap kenyal dan lentur.

Kaya akan asam lemak esensial serta flavonoid, bahan ini juga efektif memperbaiki skin barrier yang rusak dan menenangkan kulit reaktif, termasuk yang rentan rosacea.

Baca Juga: 5 Bahan Kunci Perawatan Kulit Korea di 2026 untuk Kulit Lebih Sehat