Penjualan Bersih Tumbuh 23 Persen
ANTAM mencatat penjualan bersih sebesar Rp88,48 triliun pada Januari–September 2026, tumbuh 23 persen dibandingkan Rp72,03 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan domestik menyumbang Rp83,86 triliun atau sekitar 95 persen dari total penjualan, meningkat 21 persen secara tahunan.
Produk emas menjadi kontributor terbesar dengan porsi 77 persen terhadap total penjualan. Penjualan emas meningkat 17 persen menjadi Rp68,41 triliun, dari Rp58,67 triliun pada periode pembanding. Volume penjualan emas mencapai 25.217 kilogram atau sekitar 810.745 troy ounce, sedangkan produksi emas dari tambang perusahaan tercatat 634 kilogram.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko ANTAM, Arini Kasmira, menyampaikan bahwa kinerja hingga September 2026 menunjukkan peningkatan kualitas profitabilitas, tercermin dari margin laba yang membaik dan posisi kas yang semakin kuat.
Menurut Arini, capaian tersebut didukung pengelolaan modal kerja yang efektif, pengendalian biaya yang disiplin, serta penerapan manajemen risiko yang terukur.
Pada segmen nikel, pendapatan dari feronikel dan bijih nikel mencapai Rp16,98 triliun, meningkat 52 persen dari Rp11,15 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Produksi bijih nikel mencapai 12,16 juta wet metric ton (wmt), dengan penjualan 10,73 juta wmt.
Produksi feronikel tercatat 11.638 ton nikel dalam feronikel (TNi). Penjualannya mencapai 13.971 TNi, meningkat 71 persen dibandingkan 8.182 TNi pada Januari–September 2025.
Sementara itu, segmen bauksit dan alumina menyumbang penjualan Rp2,64 triliun, naik 35 persen dibandingkan Rp1,95 triliun. Produksi bauksit mencapai 2 juta wmt dan penjualannya tumbuh 49 persen menjadi 1,64 juta wmt.
Produksi alumina mencapai 153.399 ton, meningkat 14 persen dibandingkan 134.224 ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan alumina tercatat 146.642 ton, naik 9 persen dari 134.768 ton.
ANTAM menyatakan akan terus mengoptimalkan kegiatan operasional, mengembangkan portofolio produk, meningkatkan kualitas layanan, serta memperluas kanal distribusi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.