Kesuksesan sebuah bisnis besar sering kali berawal dari langkah kecil yang penuh perjuangan.
Hal itulah yang dialami oleh pendiri Avian Group, Soetikno Tanoko, yang memulai usahanya dari sebuah toko cat sederhana di Kota Malang, Jawa Timur.
Founder Tancorp Group, Hermanto Tanoko, mengenang bagaimana sang ayah merintis bisnis dengan segala keterbatasan yang ada.
Menurutnya, reputasi yang baik, kreativitas, dan ketekunan menjadi modal utama yang mengantarkan usaha keluarga tersebut berkembang menjadi salah satu bisnis cat terbesar di Indonesia.
Hermanto mengungkapkan bahwa toko pertama yang dikelola ayahnya bahkan sangat kecil dan berstatus sewa.
"Ayah saya memulai bisnis Avian dari sebuah toko, tapi lebih pantas disebut gang, ukurannya hanya 1,5 x 13 meter. Itu pun sewa," ungkap Hermanto, dalam sebuah video sebagaimana dikutip Olenka, Rabu (3/6/2026).
Meski demikian, kata Hermanto, sang Ayah telah dikenal sebagai sosok yang memiliki kredibilitas tinggi.
Berkat nama baik yang dimilikinya, sang Ayah mendapatkan kepercayaan dari dua importir untuk menjual cat impor dengan sistem konsinyasi.
"Tapi karena ayah saya memang mempunyai reputasi, namanya baik, sehingga ada dua importir yang memberi konsinyasi cat impor kepada papa saya," katanya.
Baca Juga: Hermanto Tanoko Ceritakan Perjalanan Pembentukan Tancorp di Periode Generasi Ketiga
Tak hanya mengandalkan kepercayaan, Soetikno juga dikenal sangat kreatif dalam menjalankan usaha. Pada saat itu, pilihan warna cat impor yang tersedia sangat terbatas, hanya sekitar 12 warna.
Namun, keterbatasan tersebut justru mendorongnya untuk mencari solusi yang inovatif.
Hermanto menceritakan bahwa sang Ayah mempelajari teknik mencampur warna cat agar dapat memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan, bahkan dalam jumlah kecil sekalipun.
"Pada saat itu papa saya sangat kreatif. Bagaimana toko kecil dengan cat impor yang warnanya hanya 12 warna bisa melayani pelanggan-pelanggannya. Dia belajar mencampur cat untuk bisa menerima orderan dari satu ons, dua ons, setengah kilo, satu kilo, lima kilo, dan seterusnya," terang Hermanto.
Dikatakan Hermanto, keahlian tersebut menjadi nilai tambah yang membuat toko cat milik Soetikno semakin dikenal masyarakat. Pelanggan datang karena bisa mendapatkan warna yang lebih beragam sesuai kebutuhan mereka.
Seiring meningkatnya permintaan, usaha yang awalnya beroperasi di ruang sempit itu berkembang pesat.
Dan, dalam waktu relatif singkat, Soetikno mampu memperluas area usahanya dengan membeli lahan di sekitar toko.
"Setelah papa saya ekspert, toko cat itu bisa terus berkembang dengan pesat, sehingga dalam waktu dua tahun bisa membeli lahan sebelah kanan, kiri, belakang, menjadi sebuah toko cat yang sangat ramai," tutur Hermanto.
Perkembangan pesat tersebut pun akhirnya menjadi fondasi penting bagi perjalanan bisnis keluarga Tanoko.
Setelah sukses membesarkan toko catnya, Soetikno kemudian melangkah ke tahap berikutnya dengan mendirikan pabrik cat pada tahun 1978, yang kelak menjadi cikal bakal lahirnya Avian Group sebagai salah satu pemain utama industri cat nasional.
Baca Juga: Deretan Bisnis Milik Hermanto Tanoko, Pemilik TANCORP