Juru Bicara PDIP, Guntur Romli melontarkan sindiran kepada Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang baru saja mempamerkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dari PSI yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
Menurutnya, ketimbang Jokowi memamerkan KTAnya, lebih baik menunjukkan ijazah S1 UGM-nya guna meredakan kegaduhan di publik.
Baca Juga: Partai Parlemen Selow-selow Saja, Nggak Ada yang Takut Sama PSI, Klaim Jokowi Dipertanyakan
"KTA PSI itu apa ya? Partai Sengketa Ijazah?" cetusnya, seperti dilansir Senin (28/9/2026).
Tak hanya itu, anak buah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri ini juga mendesak putranya yang juga Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka untuk menunjukkan ijazah SMA yang saat ini tengah digugat di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Diminta nunjukin Ijazah agar tidak makin gaduh, kok malah nunjukin KTA, baik Jokowi diminta nunjukin ijazah S1 UGMnya dan Gibran nunjukin ijazah SMA-nya," cetusnya lagi.
Diketahui sebelumnya, Jokowi mengakui jika dirinya telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.
Adapun hal tersebut dikatakan Jokowi saat dirinya menghadiri Rakorda dan memamerkan KTA PSInya Sabtu (26/9).
"Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya," cetus Jokowi.