Rasa aman secara finansial masih menjadi tantangan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Studi Financial Resilience Index 2026 yang dirilis Sun Life Indonesia menunjukkan hanya 14% responden yang merasa sangat aman secara finansial.

Sementara itu, sebanyak 45% responden mengaku mampu bertahan lebih dari enam bulan tanpa penghasilan. Temuan ini menunjukkan masih banyak rumah tangga yang memiliki bantalan keuangan terbatas untuk menghadapi kondisi darurat.

Baca Juga: Orang yang Melek Finansial Dinilai Tiga Kali Lebih Tangguh Hadapi Tekanan Ekonomi

Meski ketahanan finansial masyarakat menunjukkan perbaikan, hasil studi mengindikasikan pemulihan belum berlangsung merata. Kelompok yang tergolong sangat tangguh memang meningkat dari 30% menjadi 34%, namun proporsi rumah tangga dengan ketahanan rendah juga mengalami kenaikan.

Kondisi tersebut terjadi di tengah tekanan biaya hidup yang masih dirasakan mayoritas masyarakat Indonesia.

President Director Sun Life Indonesia, Albertus Wiroyo, menilai kesiapan finansial menjadi faktor penting untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi.

Baca Juga: Rupiah Menguat, Harga BBM Naik, SBY Minta Pemerintah Kurangi Blunder: Saya Sudah Kenyang Tangani Tekanan Ekonomi

“Di tengah perubahan kondisi ekonomi, kesiapan finansial menjadi kunci utama untuk membangun ketahanan finansial. Perencanaan yang baik membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang mungkin muncul,” ujar Albertus.

Ia menambahkan bahwa ketahanan finansial tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan, tetapi juga kemampuan mengelola dan merencanakan keuangan secara berkelanjutan.