Fadli pun menilai, dongeng dan cerita rakyat memiliki peran penting dalam membangun kecerdasan emosional anak sejak usia dini. Berbagai kisah yang mengajarkan kejujuran, keberanian, kepedulian, dan kebaikan dapat menjadi fondasi pembentukan karakter yang kuat.
"Kalau sejak kecil anak-anak diisi dengan cerita-cerita yang mengandung keteladanan, kejujuran, dan nilai-nilai kebaikan, maka itu akan membantu membentuk emotional intelligence mereka. Bukan hanya IQ yang berkembang, tetapi juga EQ," tutur Fadli.
Dalam kesempatan tersebut, Fadli juga mengenang kedekatannya dengan dunia sastra dan dongeng sejak masa remaja. Ia mengaku pernah terlibat dalam berbagai kegiatan sastra, teater, hingga mendirikan Yayasan Rumah Dongeng Indonesia bersama mentor sastranya.
Pengalaman itu semakin menguatkan keyakinannya bahwa cerita memiliki kekuatan besar dalam membangun imajinasi, empati, dan karakter seseorang.
Menurutnya, kekayaan cerita rakyat Indonesia sebenarnya tidak kalah dibandingkan cerita-cerita populer dari negara lain. Namun, minimnya eksposur membuat banyak kisah lokal belum dikenal secara luas oleh masyarakat dunia.

"Cerita rakyat kita sangat kaya dan tidak kalah dengan cerita rakyat dari Eropa, Amerika, maupun negara lain. Yang kurang adalah eksposur dan visibilitasnya. Karena itu, cerita-cerita kita juga harus mendunia," tegasnya.
Fadli berharap cerita rakyat Indonesia dapat terus dikembangkan ke berbagai medium kreatif, mulai dari buku, komik, film, animasi, permainan digital, hingga pertunjukan seni.
Dengan demikian, kisah-kisah yang diwariskan leluhur tidak hanya tetap hidup, tetapi juga mampu menjangkau generasi muda melalui platform yang dekat dengan keseharian mereka.
"Kita berharap cerita-cerita ini tidak berhenti di satu ruang saja. Harus ada buku, film, animasi, komik, permainan digital, dan berbagai karya kreatif lainnya yang mengangkat cerita rakyat Indonesia. Inilah langkah awal, dan mudah-mudahan ke depan gerakan ini akan semakin besar," pungkasnya.
Baca Juga: Fadli Zon: Indonesia Sebagai Titik Awal Peradaban Dunia