Pengamat politik Adi Prayitno menilai kesaktian Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) akan benar-benar diuji ketika dirinya resmi menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga (Bro Ron) menyebut banyak kader menginginkan Presiden Jokowi menjadi Ketua Umum PSI.
Baca Juga: Pesan Jokowi ke Prabowo dan Gerindra Jelas Banget: Hati-hati Kalian, Hari Ini Saya Bersama PSI!
Menurutnya, desakan untuk menduduki posisi tersebut akan menjadi pembuktian apakah Jokowi masih tetap kuat usai dirinya tidak menjadi presiden dan bukan bagian dari PDIP.
"Apakah Jokowi masih sakti mandraguna sekalipun sudah tidak lagi menjadi presiden?" tanyanya dalam akun Youtubenya seperti dikutip Rabu (28/10/2026).
Baca Juga: Lebih Lincah Dari Prabowo, MBG Dipastikan Bakal Baik-baik Saja Jika Dieksekusi di Era Jokowi
Lanjutnya, ia mengatakan jika kepemimpinan Jokowi di PSI akan menjadi alat ukut seberapa besar pengruhnya usai tidak menjadi orang nomor satu di Indonesia.
Menurutnya, selama ini para pendukung Jokowi masih meyakini ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ini mempunyai kekuatan politik yang sangat besar.
"Ini semacam pembuktian secara politik. Apakah Jokowi masih sakti sekalipun tidak lagi menjadi bagian dari PDIP," ujarnya.
Ia menilai tantangan tersebut tetap berlaku bila Jokowi nantinya akan memilih posisi Dewan Pembina PSI.
Sambungnya, tantangan tersebut akan tetap berlaku bila Jokowi akan memilih kursi Dewan Pembina PSI.
"Ini menjadi pertarungan politik bagi Jokowi jika menjadi ketua umum PSI atau menjadi ketua dewan pembina PSI, apakah akan lolos parlemen atau tidak," tukasnya.